Home Biz Digital Marketing dan Strategi Word of Mouth (WoM), Efektif Jadikan Pelanggan Sebagai...

Digital Marketing dan Strategi Word of Mouth (WoM), Efektif Jadikan Pelanggan Sebagai Brand Advisor

Rilispedia.com – Para marketing expertise berkumpul dalam acara konferensi regional Tech in Asia 2019 di JCC Senayan, berbagi pengalaman dalam menentukan strategi marketing melalui diskusi panel bertema: Technology era: How Digital & Word of Mouth Work Together? salah satu dari sekian banyak topik yang dihadirkan dalam konferensi yang digelar selama dua hari ini. Hadir dalam Gamma Stage, Bayu Ramadhan VP Brand & Marketing Moka, Erick Wicaksono VP Marketing Bukalapak, dan Dimas Novriandi VP Digital Banking PR, Social, & Content Lead Bank BTPN berdiskusi mengenai keterkaitan antara pemasaran digital dan strategi promosi dari mulut ke mulut atau biasa dikenal dengan Word of Mouth (WoM).

Dalam membangun sebuah brand, tentunya para pegiat pemasaran memerlukan strategi utama untuk menarik perhatian pelanggan potensial yang sesuai dengan target perusahaan. Baik perusahaan besar maupun para perintis, berbagai strategi marketing gencar dilakukan untuk dapat membangun citra serta mengenalkan produk yang dimiliki. Salah satunya adalah dengan mengandalkan pemasaran digital yang dapat diakses dengan mudah melalui berbagai channel seperti sosial media dan website. Di sisi lain, strategi atas ‘omongan orang’ atau rekomendasi dari orang sekitar turut diperhitungkan keberhasilannya dalam menarik lebih banyak lagi pelanggan. Menurut data Nielsen, 92% orang mempercayakan rekomendasi yang datang dari teman atau keluarga dibandingkan dari produk dan layanan yang ditampilkan melalui iklan. Bahkan penelitian akademis pun menyatakan bahwa strategi Word of Mouth (WoM) mampu secara efektif mengkonversi target potensi pelanggan menjadi pelanggan sungguhan. Disinyalir 10 persen peningkatan Word of Mouth (WoM) baik secara luring maupun daring, mampu menghasilkan peningkatan penjualan sebanyak 0,2 – 1,5 persen.

Bayu Ramadhan, VP Brand & Marketing Moka, startup penyedia layanan point of sales untuk bisnis menyatakan bahwa strategi Word of Mouth (WoM) membantu tim dalam mempercepat waktu yang diperlukan bagi pelanggan dalam mengambil keputusan. “Dalam market B2B (business to business), periode untuk mengambil keputusan biasanya akan lebih lama dibandingkan dengan market B2C. Di sini peran strategi Word of Mouth (WoM) dalam memotong periode waktu karena unsur trust dapat mendorong lebih cepat,” ujar Bayu. Lebih jelas lagi, Bayu menjelaskan timnya seringkali mengaplikasikan strategi ZMOT – Zero Moment of Truth berbentuk testimoni ke berbagai channel-nya termasuk media sosial. “Kami berkolaborasi dengan merchant kami yang terpercaya dan menjadi inspirasi bagi para pebisnis lainnya untuk dijadikan contoh dan panutan,” lengkapnya.

Kini, dengan berkembangnya teknologi dan cepatnya akses digital, strategi Word of Mouth (WoM) dapat lebih dimanfaatkan lagi melalui saluran daring dan turut dikombinasikan dengan pemasaran digital. Menurut Erick Wicaksono, VP Marketing Bukalapak, channel digital memiliki peran penting untuk menyebarluaskan Word of Mouth (WoM) lebih efektif. “Word of Mouth atau sistem rekomendasi ini akan lebih berdampak luas dan besar dengan bantuan digital. Orang-orang akan lebih mudah mengaksesnya,” jelas Erick.

Hal yang sama diungkapkan oleh Dimas Novriandi VP Digital Banking PR, Social, & Content Lead Bank BTPN (Jenius) yang membagi strategi Word of Mouth (WoM) menjadi dua bentuk, yaitu inspirational dan intentional. Pembeda di antara keduanya adalah inspirational merupakan gabungan dari kisah-kisah organik dari para pengguna Jenius, sedangkan intentional menggunakan pesan utama yang menggambarkan nilai Jenius dengan menggunakan peran influencer yang mereka sebut co-creators.

Ketiga pembicara setuju bahwa kehadiran Word of Mouth (WoM) dapat diartikan sebagai strategi yang mempercepat penyebaran manfaat produk dan jasa. Tidak hanya ‘rekomendasi’ yang bersifat konvensional, mengkombinasikan Word of Mouth (WoM) dengan channel digital pun dapat secara efektif menjadikan pengguna sebagai brand advisor atau pihak yang merekomendasikan produk dan jasa tersebut.

Must Read

realme GT Dipamerkan di MWC Shanghai

Rilispedia.com - Di MWC Shanghai 2021, realme, merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia, memperkenalkan flagship terbarunya, realme GT, dan mengumumkan strategi...

Danacita Raih Pendanaan Seri A Sebesar US$5 Juta untuk Solusi Pembiayaan Pendidikan Berbasis Teknologi di Indonesia

Rilispedia.com - Danacita, salah satu anak perusahaan ErudiFi, perusahaan berbasis teknologi yang menyediakan akses pembiayaan pendidikan terjangkau di Asia Tenggara, hari ini...

Sony Luncurkan Kamera Full-Frame FX3 dengan Tampilan Sinematik dan Pengoperasian Terbaru untuk Para Kreator

Rilispedia.com - Sony secara resmi mengumumkan kamera FX3 (model ILME-FX3), kamera yang mengombinasikan teknologi sinema digital Sony yang terkemuka di industri dengan...

DANA Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kawasan Danau Toba

Rilispedia.com - Dompet digital DANA terus melanjutkan komitmennya untuk turut mendorong pengembangan ekonomi kreatif kawasan Danau Toba melalui partisipasi aktifnya di dalam...

Praktis dan Efisien untuk Hiburan di Rumah, Lenovo Hadirkan IdeaCentre Mini 5i

Rilispedia.com - Saat ini, masyarakat Indonesia semakin mudah mengakses dan membutuhkan perangkat teknologi karena adanya percepatan transformasi digital di kondisi pandemi saat...