Home Biz Indeks Mastercard: Selandia Baru, Taiwan (Republik Tiongkok) dan Singapura Memiliki Sumber Daya...

Indeks Mastercard: Selandia Baru, Taiwan (Republik Tiongkok) dan Singapura Memiliki Sumber Daya Kewirausahaan Paling Mendukung Bagi Perempuan di Wilayah Asia Pasifik

Filipina, Australia, Thailand, Hong Kong, dan Vietnam masuk ke dalam daftar 20 negara teratas secara global

Rilispedia.com – Selandia Baru berada di peringkat teratas di wilayah Asia Pasifik dan peringkat kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dalam hal pemberian dukungan pada kewirausahaan perempuan. Baru-baru ini, Mastercard meluncurkan Mastercard Index of Women Entrepreneurs edisi ketiga, yang mengungkap negara-negara teratas di mana pengusaha perempuan dapat berkembang, serta informasi mengenai masih adanya ketidaksetaraan yang menahan kita semua untuk berkembang.

Berdasarkan data publik dari beberapa organisasi internasional, termasuk International Labor Organization, UNESCO, dan Global Entrepreneurship Monitor, indeks global Mastercard ini melacak perkembangan dan pencapaian para pengusaha perempuan dan pemilik usaha di 58 kelompok masyarakat (mewakili hampir 80% tenaga kerja perempuan di seluruh dunia) dalam tiga komponen: (i) Berbagai Hasil Kemajuan Perempuan, (ii) Aset-aset Pengetahuan dan Akses Finansial, serta (iii) Faktor-faktor Pendukung Kewirausahaan.

Hasilnya menegaskan kembali bahwa perempuan mampu membuat terobosan bisnis dan memiliki tingkat partisipasi angkatan kerja yang lebih tinggi di negara-negara yang terbuka dan dinamis, seperti Selandia Baru, Singapura dan Australia,di manadukungan terhadap perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan kemudahan dalam menjalankan usaha sangat tinggi. Perempuan juga dapat memanfaatkan sumber daya yang mendukung mereka, termasuk akses terhadap modal, berbagai layanan keuangan dan program-program akademik. Biasanya, negara-negara ini juga didorong oleh norma-norma sosial yang mendukung dan mempromosikan inovasi, kreativitas, pengambilan risiko, dan kesuksesan melalui ketekunan individu, kesempatan yang adil bagi setiap perempuan untuk menjadi pemimpin bisnis, memperoleh pendidikan tersier, serta dipandang dan diterima sebagai pengusaha yang sukses. Dari 20 negara yang berada di peringkat teratas di dunia, sebanyak 80% merupakan negara-negara yang memiliki tingkat penghasilan ekonomi yang tinggi.

20 Negara Teratas untuk Para Pengusaha Perempuan

PeringkatNegaraSkor MIWEPeringkatNegaraSkor MIWE
1Amerika Serikat70,311Filipina65,1
2Selandia Baru70,212Perancis64,8
3Kanada69,013Australia64,7
4Israel68,414Thailand64,62
5Irlandia67,715Hong Kong64,61
6Taiwan66,216Spanyol64,5
7Swiss65,817Denmark64,3
8Singapura65,618Portugis64,2
9Britania Raya 65,619Vietnam63,4
10Polandia65,120Kolombia63,3

Pengusaha perempuan (% dari total pemilik bisnis) adalah tolok ukur indikator MIWE, yang berasal dari tiga  komponen  yang diuraikan  di atas. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke tabel 7 pada white paper.

Dari 58 negara yang masuk dalam indeks, delapan negara berhasil naik lebih dari lima peringkat dibandingkan tahun lalu. Negara-negara Asia Pasifik yang naik peringkat dengan cepat dan signifikan diantaranya adalah Indonesia (+13), Taiwan (Republik Tiongkok) (+9), dan Thailand (+5).

Sementara itu, di negara-negara yang berada di peringkat bawah dalam indeks, para perempuan cenderung tidak dapat berkembang karena kurangnya kesempatan untuk mendapatkan peranan ekonomi yang lebih tinggi, kurang mendapat dukungan yang memadai untuk UKM, memiliki inklusi keuangan yang rendah, kesempatan yang rendah untuk mendapatkan pendidikan tersier dan terkadang dibatasi, serta bisnis dan sistem finansial yang belum berkembang sehingga mempersulit mereka dalam menjalankan bisnis. Selain itu, norma-norma sosial dan budaya juga mematahkan semangat mereka untuk bekerja, memiliki ambisi, atau mengambil peran kepemimpinan.

“Penelitian ini dengan jelas mengungkapkan bahwa masih terdapat ketidaksetaraan gender di seluruh dunia, meskipun hal tersebut terjadi dengan cara-cara yang berbeda. Ketidaksetaraan gender bukanlah sekedar permasalahan negara-negara maju atau negara-negara berkembang. Bahkan di negara dengan kondisi kewirausahaan yang paling menjanjikan, kepemilikan usaha di kalangan para perempuan belum mencapai potensi penuh. Marginalisasi ini menghambat pemberdayaan perempuan secara sosial, profesional, ekonomis maupun politis, yang kemudian dapat merugikan masyarakat secara keseluruhan. Hal ini mendorong Mastercard untuk secara aktif menangani masalah ini di seluruh dunia dengan menyediakan berbagai alat dan jaringan yang mendorong pertumbuhan inklusif, serta memungkinkan pertumbuhan ekonomi digital bagi semua orang, dimanapun mereka berada,” kata Julienne Loh, Executive Vice President, Enterprise Partnerships, Asia Pacific, Mastercard.

Daftar 5 Negara Teratas di Dunia & Seluruh Negara Asia Pasifik: Persentase Pengusaha Perempuan dari Keseluruhan Pemilik Usaha

PeringkatNegara%PeringkatNegara%
1Uganda38,2%27Tiongkok Daratan25,6%
2Ghana37,9%33Thailand23,4%
3Botswana36,0%40Indonesia20,3%
4Amerika Serikat35,1%41Taiwan, Republik Tiongkok20,2%
5Selandia Baru31,8%42Hong Kong19,8%
6Rusia31,2%46Jepang17,3%
8Australia30,9%47Korea16,8%
20Vietnam27,0%48Malaysia16,2%
24Singapura26,3%53India7,4%
25Filipina25,8%56Bangladesh4,4%

“Bisnis yang dimiliki dan dipimpin oleh perempuan adalah katalis-katalis yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi guna meningkatkan taraf hidup semua orang. Melalui studi ini, kami ingin memberikan harapan kepada mereka yang kurang terwakili, karena bahkan saat ini ketidaksetaraan dan pengecualian masih ada dan menghambat mereka untuk berkembang. Di Mastercard, kami percaya bahwa ide-ide yang baik bisa datang dari mana saja. Sekarang adalah waktu yang tepat bagi para pemerintah dan organisasi terkait untuk bekerja sama guna mendukung para perempuan untuk memajukan usaha mereka dengan menghilangkan bias gender dan memastikan akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan inklusi keuangan,” kata Ann Cairns, Executive Vice Chairman, Mastercard.

Selain memperlihatkan kemajuan para pengusaha perempuan dalam skala global, Mastercard berkomitmen untuk membantu membuka jalan bagi kemajuan dan kesuksesan usaha yang dimiliki oleh para perempuan di seluruh dunia. Di Asia Pasifik, Mastercard membantu memberdayakan para pelaku usaha melalui program-program seperti Start Path dan Fintech Express. Mastercard telah menyediakan pelatihan literasi keuangan untuk hampir 200.000 perempuan di Bangladesh, Tiongkok, India, Indonesia, Nepal, Filipina, Singapura, dan Vietnam, serta menawarkan bantuan kepada para perempuan untuk mengembangkan usaha mereka melalui Mastercard Impact Fund. Pada bulan September 2019, Mastercard mengumumkan kerja sama dengan sebuah industri pakaian untuk memberdayakan puluhan juta pekerja pabrik garmen di seluruh dunia dengan mendigitalisasikan upah mereka. Selain itu, Mastercard Center for Inclusive Growth juga telah membantu menjalankan lebih dari 750 program inklusi keuangan di lebih dari 80 negara untuk mengatasi berbagai tantangan ketidaksetaraan pendapatan.

Laporan lengkap Mastercard Index for Women Entrepreneurs 2019 dapat diunduh melalui tautan berikut: https://newsroom.mastercard.com/wp-content/uploads/2019/11/Mastercard-Index-of-Women-Entrepreneurs-2019.pdf

Must Read

Tips Bikin Galaxy M02 Makin Anti Lowbat

Rilispedia.com - Baterai merupakan salah satu komponen pada smartphone yang paling berperan penting dalam mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari, terutama untuk berbagai kegiatan...

Samsung Unboxing Jajaran TV 2021, Buat Dirimu Temukan Lebih Banyak Passion

Rilispedia.com - Samsung Electronics Co., Ltd. memamerkan jajaran produknya di tahun 2021, yaitu lini MICRO LED, Samsung Neo QLED, Lifestyle TV, monitor,...

Petakan 22 Wilayah, Kominfo Segera Buka Seleksi Penyelenggaraan Multipleksing

Rilispedia.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengidentifikasi beberapa daerah atau provinsi di Indonesia yang memerlukan tambahan penyelenggaraan multipleksing oleh Lembaga Penyiaran...

Pertama di Asia Tenggara, Samsung dan Kredivo Bermitra Hadirkan Layanan Pembiayaan Baru

Rilispedia.com - Samsung Electronics Co. Ltd., perusahaan consumer electronics global terkemuka, mengumumkan kolaborasi strategisnya dengan Kredivo, platform pembiayaan digital terdepan di Indonesia....

ACCI Gandeng Telkomtelstra Gelar Kelas Daring Edukasi Cloud Computing

Rilispedia.com - Asosiasi Cloud Computing Indonesia menggandeng Telkomtelstra melakukan edukasi Cloud Computing melalui kelas belajar secara daring di Cloud Computing Academy. Kegiatan...