Home Biz Indosat Ooredoo Kembali Unggul dengan Pertumbuhan Pendapatan 12,4% YoY, Peningkatan Pengalaman Jaringan...

Indosat Ooredoo Kembali Unggul dengan Pertumbuhan Pendapatan 12,4% YoY, Peningkatan Pengalaman Jaringan Juga Terus Mendorong Pertumbuhan Pelanggan yang Positif

  • Pendapatan perusahaan tumbuh sebesar 12,4% atau sebesar Rp18,9 triliun YoY
  • Pendapatan selular tumbuh 14,5% atau sebesar Rp15,1triliun YoY
  • EBITDA sebesar Rp7,2 triliun,  tumbuh sebesar 40,7% YoY
  • Margin EBITDA tercatat 38,4%
  • Total pelanggan sebanyak 58,8 juta, meningkat sebesar 3,6% atau sebesar 2,1 juta dibandingkan triwulan 2 2019

Rilispedia.com – Kinerja Indosat Ooredoo kembali unggul untuk periode kuartal 3 2019. Sepanjang 9 Bulan 2019, Indosat Ooredoo membukukan pendapatan selular yang sangat kuat yaitu sebesar Rp15,1 triliun atau tumbuh sebesar 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan data yang sangat baik akibat dari pertumbuhan trafik data sebesar 71,7% YoY. Total pendapatan pada 9 Bulan 2019 mencapai Rp.18,9 triliun, atau bertumbuh sebesar 12,4% dibanding 9 Bulan 2018, sehingga menghasilkan pertumbuhan EBITDA sebesar 40,7% YoY yaitu sebesar Rp7,2 triliun pada 9 Bulan 2019, margin EBITDA dicatat sebesar 38,4%. Indosat Ooredoo mencatatkan total belanja modal sebesar Rp8,6 triliun untuk periode 9 Bulan 2019, meningkat sebesar 76,7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menegaskan kembali penggelaran jaringan 4G Perusahaan yang intensif. Total pelanggan Perusahaan tercatat sebanyak 58,8 juta, jumlah ini bertambah sebesar 2,1 juta pelanggan atau meningkat sebesar 3,6% dibandingkan kuartal 2 2019.

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Abdulaziz A. A. Al-Neama, mengatakan “Laporan Kinerja Perusahaan yang kami sampaikan hari ini menunjukkan bahwa kami secara konsisten melaksanakan rencana tiga tahun Perusahaan dalam memperluas jaringan 4G dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Indosat Ooredoo juga terus berupaya membangun pertumbuhan basis pelanggan melalui peningkatan pengalaman jaringan. Saat ini, Perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 29 ribu BTS 4G dengan cakupan populasi mencapai 83,5%. Karena kami melihat lebih banyak ruang untuk perbaikan, kami sangat berkomitmen untuk terus fokus dan memberikan pengalaman data, penggelaran jaringan, dan meningkatkan kualitas layanan kami, bahkan lebih baik.”

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim (Tidak Diaudit)

Indikator Utama Tahunan Triwulanan
(dalam miliar Rupiah) 9B 2019 9B 2018 %Perubahan TW3 2019 TW2 2019 %Perubahan
Pendapatan 18.853,0 16.769,8 12,4 6.561,5 6.245,3 5,1
• Selular 15.084,6 13.175,8 14,5 5.122,9 5.103,3 0,4
• MIDI 3.248,1 3.025,4 7,4 1.260,1 961,8 31,0
• Telekomunikasi Tetap 520,3 568,6 (8,5) 178,5 180,2 (0,9)
Beban – beban (17.331,7) (16.586,5) 4,5 (5.837,2) (5.685,8) 2,7
Laba Operasi 1.521,3 183,3 730,2 724,3 559,5 29,5
Beban Lain-lain – Bersih (1.942,5) (1.673,6) 16,1 (667,8) (649,2) 2,9
(Rugi) Laba Periode Berjalan
Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk
(284,6) (1.539,0) 81,5 47,3 (39,4) 220,1
EBITDA* 7.237,6 5.144,8 40,7 2.804,7 2.276,2 23,2
Marjin EBITDA 38,4% 30,7% 7,7 ppt 42,7% 36,4% 6,3 ppt

Rasio-rasio Keuangan

 Formula9B 20199B 2018
Marjin EBITDAEBITDA/Pendapatan Usaha38,430,7
Tingkat Pengembalian Bunga***EBITDA/Beban Bunga4,364,91
Total Utang Bersih terhada EBITDA****(Utang – Kas & Setara Kas)/Total EBITDA2,712,44

* EBITDA (pendapatan sebelum beban bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi) merupakan metode pengukuran yang bukan berasal dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) yang diyakini oleh manajemen sebagai suatu metode pengukuran tambahan yang berguna untuk menentukan ketersediaan kas sebelum pelunasan utang yang jatuh tempo, pengeluaran barang modal, dan pajak penghasilan. Untuk perhatian Investor, EBITDA tidak dapat ditafsirkan sebagai alternatif untuk menentukan laba bersih sesuai dengan PSAK, sebagai suatu indikator atas kondisi Perusahaan atau indikator atas arus kas dari kegiatan operasional sebagai ukuran likuiditas dan arus kas. EBITDA tidak memiliki pengertian standar berdasarkan PSAK. Metode yang digunakan Perusahaan untuk menghitung EBITDA dapat berbeda dengan metode penghitungan yang dilakukan oleh perusahaan lain dan karenanya tidak dapat dibandingkan dengan EBITDA perusahaan lain.

** Termasuk kepentingan non-pengendali.

*** Dihitung dengan menggunakan EBITDA dan beban bunga untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2019 dan 2018.

**** Utang bersih tidak termasuk kewajiban sewa pembiayaan

Layanan Selular, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi sebesar 80%, 17%, dan 3% terhadap pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada tanggal 30 September 2019.

Rata-rata pendapatan bulanan per pelanggan (ARPU) untuk pelanggan selular pada 9 Bulan 2019 adalah sebesar Rp27,8 ribu, atau naik sebesar Rp11,0 ribu dibanding 9 Bulan 2018. Rata-rata menit pemakaian (MOU) per pelanggan turun menjadi 33,7 menit atau turun 3,5% dibandingkan 9 Bulan 2018, seiring dengan tren industri atas penurunan layanan suara.

Indosat Ooredoo telah menandatangani perjanjian jual beli dengan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), yang telah ditetapkan sebagai pemenang proses tender penjualan 3.100 tower. Mitratel dan Protelindo masing-masing berhasil memenangkan 2.100 dan 1.000 tower, dengan total transaksi mencapai Rp. 6.39 triliun. Keseluruhan transaksi ini dilakukan secara tunai dan akan dibayar penuh pada saat penyelesaian, yang diperkirakan selesai sebelum akhir tahun, bergantung kepada syarat penyelesaian umum transaksi serta persetujuan dari pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perusahaan yang akan dilakukan pada tanggal 21 November 2019.

Must Read

Kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Bluebird Laksanakan Vaksinasi COVID-19 Bagi Pengemudi dan Lansia

Rilispedia.com - Sebagai bagian dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility), khususnya dalam mendukung pemerintah melaksanakan vaksinasi massal agar...

Twitter Rayakan #HariPerempuanSedunia dengan Kampanye #SheInspiresMe

Rilispedia.com - Twitter adalah tempat bagi orang untuk mencari, berbagi, dan meneruskan suara-suara inspirasional dari para perempuan hebat. Unik, berpengaruh, besar dan...

UMKM Wajib Tahu! Tokopedia Ungkap Tren dan Peluang Bisnis 2021

Rilispedia.com - Pandemi COVID-19 mendorong kemunculan lebih banyak UMKM di Indonesia. Tokopedia sendiri mencatatkan terjadinya peningkatan jumlah penjual di platformnya dari yang...

Jungle Ventures: IPO dan Merger Tahap Wajar Perkembangan Startup

Rilispedia.com - Perusahaan modal ventura, Jungle Ventures menyebutkan bahwa proses initial public offering (IPO) dan merger merupakan tahapan wajar yang selanjutnya ditempuh...

Qualcomm Snapdragon Sound Tawarkan Kualitas Suara yang Superior

Rilispedia.com - Qualcomm Technologies International, Ltd. Mengumumkan teknologi Qualcomm Snapdragon Sound, sebuah rangkaian inovasi dan perangkat lunak audio yang dioptimalkan dan dirancang...