Home Tek ITSEC Menemukan Pelanggaran Data Penting di Indonesia

ITSEC Menemukan Pelanggaran Data Penting di Indonesia

Rilispedia.com – Perusahaan cybersecurity ITSEC hari ini mengungkapkan telah menemukan bukti pelanggaran data dalam skala besar yang mengandung catatan informasi pelajar dan Kartu Keluarga di Indonesia. Kasus pelanggaran data ini tidak pernah diketahui sebelumnya, dimana data informasi yang beredar tersebut diperjualbelikan di sejumlah pasar gelap dunia maya kepada oknum tertentu yang menggunakan cryptocurrency untuk melakukan pembayaran.

Data-data yang beredar tersebut bernilai penting karena mengandung jutaan informasi pribadi, mulai dari nama lengkap, alamat, nomor KTP, tanggal lahir, hingga detail lengkap dari anggota keluarga yang biasa ditemukan di catatan Kartu Keluarga. Para pelaku yang memperoleh data ini dan memasoknya kedalam pasar gelap dunia maya untuk dijual secara ilegal mengklaim bahwa data ini berasal dari “Database ‘biodata’ Indonesia dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan”. Walau begitu, ITSEC belum dapat mengkonfirmasi apakah data biometric termasuk dalam penjualan ataupun apakah data itu benar-benar asli berasal dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan atau dari sumber lainnya.

Junior Lazuardi selaku ITSEC Investigator memaparkan, ”Kami tidak bisa mengatakan secara pasti dari mana asal data tersebut dicuri atau dikumpulkan, pasalnya sangat sulit untuk mengaitkan penemuan data yang dicuri di dunia maya dengan sumber asli penyimpan data tersebut.”

Founder sekaligus CTO ITSEC, Marek Bialoglowy, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kejadian ini dengan mengatakan, ”Kami sangat prihatin dengan kasus jual-beli data ilegal ini karena data seperti ini dapat digunakan untuk melakukan beragam kejahatan terhadap subyek pemilik data, seperti aksi kriminal membuka akun bank, mendaftarkan pinjaman, hingga melakukan penipuan dalam pemilihan. Kejahatan ini menyakiti banyak orang.”

ITSEC Group Chairman, Patrick Dannacher menyatakan, “Kami mendukung talenta yang dimiliki investigator dari threat hunting team kami karena mereka mampu untuk menemukan dan menganalisis keberadaan data ilegal skala tinggi yang bisa memberikan dampak bagi jutaan penduduk Indonesia. ITSEC juga telah menginisiasi koordinasi dengan pihak berwenang untuk mengusut hal ini lebih lanjut. Hal ini semata sebagai keikutsertaan perusahaan dalam isu perlindungan data di Indonesia, sekaligus mendukung penegakan cyber law di Indonesia. Tim investigator dari ITSEC kini tengah bekerja untuk memastikan agar data yang sudah beredar dapat terhapus dari perdagangan ilegal dunia maya dan untuk menyerahkan seluruh hasil investigasi kepada pihak berwenang.

Must Read

Bantu Dokter Jangkau Lebih Banyak Masyarakat, Halodoc Terus Dukung Inklusi Tenaga Kesehatan dalam Transformasi Digital

Rilispedia.com - Kendati peran dokter yang sangat mendasar bagi kesejahteraan bangsa, Indonesia hanya memiliki 4,27 dokter untuk setiap 10.000 populasi pada 2018....

Kemunculan Pokémon VSTAR Hadir Memberikan Nafas dan Kekuatan Baru di Perayaan 25 Tahun Pokémon

Rilispedia.com - Video pertama tentang perayaan 25 tahun Pokémon sudah rilis di Youtube Pokémon Indonesia pada 20 Oktober 2021. Dengan kemunculan video...

LINE Indonesia Perkenalkan Program #AnakLINE, LINE Sebagai Tempat Aman dan Nyaman Bagi Gen Z di Era Kecerdasan Digital

Rilispedia.com - Generasi Z merupakan generasi yang sangat kental dengan gaya hidup digital, memiliki rentang usia 15 - 21 tahun, generasi ini...

Ingin punya Kisah Manis versi kamu? Coba eksplor dunia baru dan mulai temukan mereka yang sefrekuensi dengan kamu!

Rilispedia.com - "Ya, karena aku sama Budi sudah sefrekuensi. Jarang-jarang loh bisa nemu yang pas apalagi yang tujuannya sama," kata Ayu saat...

Sebentar Lagi Gajian! Ini Tips ala Tokopedia Biar Gaji Tidak Cepat Habis

Rilispedia.com - Pandemi merupakan situasi dengan ketidakpastian yang sangat tinggi sehingga menuntut masyarakat lebih jeli dalam mengelola keuangan. Riset 2020 LPEM FEB...