Home Biz Kepercayaan Digital (Digital Trust) : Sekedar Istilah Bisnis Atau Masa Depan Keamanan...

Kepercayaan Digital (Digital Trust) : Sekedar Istilah Bisnis Atau Masa Depan Keamanan Siber?

Oleh Alexander Moiseev, Chief Business Officer, Kaspersky

Rilispedia.com – Pada tahun lalu, tidak ada pembicaraan bisnis yang lengkap tanpa menggunakan kata transformasi digital. Namun tahun ini frasa penting tampaknya menjadi “kepercayaan digital”. Tapi apakah arti sebenarnya dari kepercayaan digital dan bagaimana pengaruhnya terhadap lanskap keamanan siber?

Dalam istilah sederhana, kepercayaan digital dapat didefinisikan sebagai kepercayaan yang dimiliki seseorang dalam kemampuan organisasi untuk menjaga keamanan data digital mereka dan menanganinya dengan integritas dan akuntabilitas. Kepercayaan digital dipandang penting untuk keberhasilan jangka panjang organisasi di dunia yang terhubung. Kepercayaan adalah segalanya-menyalahgunakan, menghilangkan, atau mengekspos data pribadi orang maka Anda kehilangan kepercayaan dan bisnis mereka, kemudian selanjutnya akan diikuti oleh pendapatan, pangsa pasar, dan reputasi Anda.

Apa arti kepercayaan digital terhadap keamanan siber?

Keamanan siber telah tumbuh di sekitar kita sebagai kebutuhan untuk melindungi data, perangkat, jaringan, dan proses di dunia digital. Untuk industri, dan setiap vendor individu di dalamnya, kepercayaan digital pada dasarnya berarti dua hal: kebutuhan untuk membangun kepercayaan dalam operasi digital mereka sendiri, dan kemudian untuk memastikan mereka dapat menerapkan kepercayaan digital tersebut kepada pelanggan mereka. Untuk menjadi organisasi tepercaya yang dapat membantu orang lain dalam membangun kepercayaan.

Membangun kepercayaan untuk para pelanggan

Mari mulai dengan kebutuhan para pelanggan. Pada awalnya, ini semua tentang keamanan komputer; hal-hal teknis dan kompleks, sebagian besar terbatas pada tim TI di ruang terpencil (basement). Ketika organisasi menjadi lebih digital dan mulai memahami serta memanfaatkan nilai data, perlindungan berkembang menjadi keamanan informasi, didukung dengan tim keamanan yang melek bisnis dan Chief Information Security Officers (CISO). Saat ini, konektivitas tersebar dan tertanam, keamanan adalah tentang kepercayaan dan integritas, dan peran CISO adalah untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan digital dalam seluruh bisnis. Untuk mencapai hal tersebut, mereka membutuhkan mitra keamanan yang dapat menyediakan teknologi perlindungan andal serta privasi dan keamanan data yang unggul, sehingga mampu membantu mereka mengelola risiko dan mengurangi dampak ancaman siber.

Dengan kata lain, di dunia yang sangat terhubung saat ini, keamanan siber tidak lagi hanya tentang melindungi perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga tentang melindungi organisasi digital dan volume besar data yang mereka ciptakan.

Akibatnya, peran dan tanggung jawab keamanan siber sendiri pun telah berubah. Keamanan sekarang berada di jantung bisnis pelanggan, dan jika sebuah organisasi membiarkan Anda masuk, itu berarti mereka menaruh kepercayaan terhadap Anda. Kurangnya kepercayaan berarti akan mencari di tempat lain atau akan terdapat segala jenis hambatan untuk mengurangi potensi risiko. Dan, jika organisasi adalah sektor pemerintahan yang berusaha melindungi ekonomi atau infrastruktur nasional, hambatan yang dapat terjadi bisa sangat tinggi.

Membangun kepercayaan pada vendor keamanan siber

Di Kaspersky, kami bersemangat membangun kepercayaan melalui transparansi dan akuntabilitas serta melalui kualitas produk, dan kami percaya pendekatan ini adalah sesuatu yang akan diadopsi oleh vendor lainnya. Perjalanan ini tidak terhindarkan di dunia online yang semakin diliputi oleh ketidakpastian, geopolitik, berita utama yang membuat serangan dunia maya dan penipuan kriminal. Terlepas dari penyedia keamanan yang Anda pilih, Anda layak mengetahui bahwa informasi penting Anda berada di tangan yang aman.

Untuk vendor keamanan individu ini memerlukan keterbukaan tentang produk dan proses, dan kemampuan untuk memberikan bukti integritas mereka. Ini berarti membuat sumber dan memperbarui kode, proses dan lain lain dapat diakses untuk ditinjau oleh orang lain, terlepas dari risiko potensial yang mungkin terjadi. Bisa jadi karena orang lain baik mitra, pelanggan atau pemerintah nasional memerlukan visibilitas yang jelas, dan dapat mengambil keputusan sendiri dengan melihat bukti secara langsung. Kami telah menjadi pelopor pendekatan ini, meluncurkan Global Transparency Initiative pada tahun 2017, dan membuka pusat Transparansi pertama kami di Zurich pada tahun 2018. Kami melihat minat yang terus meningkat dari bisnis untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana produk keamanan kami bekerja dan pemrosesan data, dari situ kami mengetahui bahwa tindakan tersebut adalah hal yang benar untuk dilakukan. Kami terus membuka pusat-pusat Transparansi di seluruh dunia, tersedia untuk mitra kami juga di Madrid sejak Juni 2019.

Membangun Kepercayaan Dalam Industri

Tindakan masing-masing perusahaan itu penting, tetapi tidak mampu dilakukan sendiri. Kita juga harus bersatu sebagai industri untuk membangun kerangka kerja bersama demi kepercayaan digital yang bekerja melalui lintas batas dan negara. Untuk menetapkan, menyetujui dan mematuhi standar kinerja universal, penanganan data, dan banyak lagi. Ini tidak akan terjadi dalam satu malam, tetapi setiap langkah menuju arah yang benar akan membuat perbedaan.

Terakhir, tidak kalah pentingnya, seluruh pihak memahami segala upaya yang telah dilakukan, serta bagaimana dan mengapa kita melakukannya. Ini termasuk jenis data yang dikumpulkan (file berbahaya atau mencurigakan, misalnya), jenis data yang tidak pernah dikumpulkan (hal-hal pribadi tentang pengguna), mengapa kita memerlukan akses ke sistem inti (di situlah tempat malware tersembunyi), bagaimana data diproses dan disimpan, masih banyak lagi. Sebagai pihak yang terlibat, kita perlu menjelaskannya dalam bahasa yang jelas dan tidak ambigu.

Kesimpulan

Sebenarnya tidak masalah apakah istilah “kepercayaan digital” hanya menjadi istilah bisnis sementara atau justru merupakan kata kunci yang bertahan lama, karena apa yang diwakilinya: kebutuhan akan transparansi dapat membuktikan keamanan, keandalan, dan integritas dalam dunia yang sangat terhubung, adalah nyata dan penting. Kami percaya bahwa upaya ini dapat menentukan apa yang seharusnya diperoleh para pelanggan dari industri kami.

Must Read

Jadi Mitra Resmi Kemenkes RI, Halodoc Gandeng Gojek Hadirkan Layanan Drive Thru Vaksinasi COVID-19

Rilispedia.com - Guna mendukung percepatan program vaksinasi COVID-19, telehealth terdepan Indonesia, Halodoc, telah ditunjuk secara resmi sebagai mitra resmi Kementerian Kesehatan RI...

Tampilkan Desain Sporty dan Fitur Kekinian, Honda City Hatchback RS Meluncur di Indonesia

Rilispedia.com - PT Honda Prospect Motor memperkenalkan Honda City Hatchback RS untuk pertama kalinya di Indonesia, dalam acara peluncuran virtual yang tayang...

Telkom dan BPH Migas, Hadirkan Digitalisasi di Sektor Hilir untuk Pengawasan Distribusi BBM dan Gas Bumi

Rilispedia.com - Sebagai salah satu wujud dukungan terhadap digitalisasi di sektor hilir minyak dan gas bumi (Migas) serta turut menyukseskan program pemerintah...

Kolaborasi dengan HappyFresh, OVO Dukung Pengguna Berbelanja dari Rumah Saja

Rilispedia.com - Seiring dengan terus berkembangnya digitalisasi di segala lini kehidupan, khususnya dalam urusan berbelanja kebutuhan sehari-hari di situasi pandemi Covid-19 saat...

Investree Lebarkan Sayap ke Thailand, Siap Hadirkan Solusi Pembiayaan UKM

Rilispedia.com - Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (SEC) telah memberikan perizinan bagi Investree (Thailand) Co. Ltd. untuk mengoperasikan platform crowdfunding di Thailand...