Home Tek Laravel VS CodeIgniter: Mana yang Lebih Unggul?

Laravel VS CodeIgniter: Mana yang Lebih Unggul?

Rilispedia.com – Hypertext Preprocessor atau PHP adalah salah satu bahasa pemrograman yang populer digunakan oleh para programmer dan developer. Kepopuleran ini juga membuat framework PHP banyak dikembangkan dan digunakan untuk memudahkan developer dalam membangun sistem

Di antara banyak framework PHP, Laravel dan CodeIgniter adalah framework yang sering dibandingkan karena masing-masing memiliki keunggulannya sendiri. Laravel dan CodeIgniter sama-sama menawarkan kemudahan dan pengamanan sistem yang prima.

Perusahaan penyedia layanan web-hosting, Niagahoster mengangkat bahasan ini dalam acara Webseries 3.0. Acara dengan topik “Framework Battle: Laravel VS CodeIgniter” ini menghadirkan pembicara dari masing-masing pengguna framework dan dihadiri oleh peserta dari kalangan mahasiswa IT, website developers, pegiat IT, hingga pelaku start-up lokal.

Laravel VS CodeIgniter: Mana yang Lebih Unggul?

Framework Lama VS Framework Baru

Dilihat dari sisi tahun pembuatannya, CodeIgniter jauh lebih dulu dikembangkan daripada Laravel. Framework PHP dengan model MVC (model, view, controller) ini pertama kali dirilis pada Februari 2006. Hingga saat ini, CodeIgniter sudah diperbarui menjadi versi 3.1.10 dan akan merilis CodeIgniter 4 di masa depan.

Laravel sendiri masih tergolong framework yang baru. Pada tahun 2011 framework ini dikembangkan oleh Taylor Otwell karena ketidakpuasannya dengan fitur-fitur dalam CI. Namun, dalam kurun waktu 8 tahun, Laravel sudah memperbarui versinya hingga versi 5.8.

Abdurrohman Alhafidz, Chief Technology Of icer (CTO) IDMetafora, seorang penggemar CodeIgniter yang juga menjadi pembicara Webseries 3.0 memberikan pendapatnya.

“Laravel ini dari sisi development-nya sangat cepat sehingga sering sekali versi terbaru. Antara versi yang baru dan sebelumnya bisa hanya (dalam jangka waktu) 3 bulan. Ini bagus, namun juga merupakan satu kelemahan dari Laravel. Belum juga menguasai versi lama, sudah ada versi baru yang harus dipelajari.” ungkapnya.

Pembicara dari sisi Laravel, Muhammad Amirul Ihsan, Founder Kawan Koding, tidak menutup mata terhadap fakta tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebagai framework baru, Laravel memang mempercepat development-nya untuk semakin memudahkan pengguna.

“Tujuan utama dari Laravel sendiri adalah to make developers happy (membuat para developers bahagia) dan enjoy saat proses development. Itu yang saya tidak temukan di CodeIgniter. Fitur-fitur dalam Laravel sendiri semakin lengkap seiring dengan pertambahan versinya. Sehingga cocok digunakan untuk shared-project (proyek bersama) hingga proyek besar.” kata Amirul.

Karena CodeIgniter adalah yang lebih dulu dikembangkan, pengguna CodeIgniter saat ini menempati urutan kedua terbanyak setelah pengguna native PHP. Namun secara fungsi dan preferensi, Laravel dan CodeIgnier memiliki penggemarnya masing-masing.

Laravel dan CodeIgniter: Juara dalam Website-Development

Dalam sesi diskusi, Alhafidz dan Amirul mendapatkan banyak pertanyaan seputar penerapan Laravel dan CodeIgniter dalam website. Keduanya sama-sama memiliki keunggulan.

Dilansir dari laman blog Niagahoster, CodeIgniter dikenal sebagai framework yang sangat ringan. Hal ini karena pengguna CodeIgniter dapat menyimpan sistem utama dalam library yang kecil.

Laravel pun memiliki keunggulan salah satunya di fitur routing. Di Laravel, semua permintaan (request) dipetakan dengan bantuan rute. Dasar dari routing adalah merutekan request ke kontroler terkait. Routing ini dianggap dapat mempermudah pengembangan website dan meningkatkan performanya.

Kedua pembicara sepakat bahwa Laravel dan CodeIgniter saat ini menjadi juaranya framework PHP yang cocok bagi website development. Fitur-fitur dari kedua framework ini pun mendukung website yang optimal untuk segala kebutuhan.

Selain pemilihan framework yang sesuai, faktor seperti kecepatan website, SEO, digital marketing juga merupakan faktor penting yang tidak boleh dikesampingkan dalam mengembangkan website. Sistem yang dibangun dengan framework yang tepat, diletakkan dalam hosting yang berkualitas, kemudian diisi dengan konten yang ramah mesin pencari akan membuat performa website maksimal.

Must Read

Transaksi Keuangan Digital Indonesia Meningkat, Sektor Lokal Disarankan Untuk Meningkatkan Intelijen Ancaman

Rilispedia.com - Ketika proses transaksi uang digital tumbuh begitu cepat selama pandemi, perkembangan menjadi periode penting bagi sektor keuangan untuk mengintegrasikan keamanan...

Smartphone POCO Boyong Sejumlah Penghargaan

Rilispedia.com - POCO, brand teknologi populer di kalangan tech enthusiast muda dunia, telah mendobrak pasar smartphone dunia sejak debutnya di tahun 2018....

Pengalaman yang Berfokus pada Digital-First Makin Dianggap Penting Bagi Masa Depan Industri Kesehatan di Asia Tenggara

Rilispedia.com - Pengalaman dan layanan kepada pasien yang berfokus pada digital-first makin dianggap penting untuk mendukung masa depan industri kesehatan di Asia...

Dinamis dan Terus Berkembang, Simak 5 Startup Top Versi Linkedin yang Bisa Menjadi Incaran Pekerja

Rilispedia.com - Masih ingat dengan drama korea Start-Up yang tayang pada akhir tahun lalu? Tren bekerja di startup seakan kembali mengemuka dan...

HP Memperkenalkan Powerful Portofolio Gaming untuk Mendorong Gamer Indonesia ke Level Lebih Tinggi

Rilispedia.com - HP memperkenalkan hardware dan software gaming terbarunya yang dirancang untuk para gamer masa kini, yaitu OMEN by HP Laptop berlayar...