Home Biz Mantan petinggi Grab dan Tokopedia galang pendanaan 5.6 Juta Dolar AS

Mantan petinggi Grab dan Tokopedia galang pendanaan 5.6 Juta Dolar AS

Rilispedia.com – wagely, sebuah platform kesejahteraan keuangan yang menawarkan Earned Wage Access (EWA) atau akses upah instan, mengumumkan pengumpulan pendanaan sebesar 5,6 juta Dolar AS. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Integra Partners (sebelumnya dikenal sebagai Dymon Asia Ventures), yang diikuti oleh Asian Development Bank (ADB) Ventures, PT Triputra Investindo Arya, Global Founders Capital, Trihill Capital, 1982 Ventures, Willy Suwandi Dharma (mantan President Direktur PT Asuransi Adira Dinamika), dan beberapa pihak lainnya. Didirikan oleh Tobias Fischer (CEO) dan Sasanadi Ruka (CTO), mantan petinggi Grab dan Tokopedia, wagely akan menggunakan investasi ini untuk mempercepat pertumbuhan platform kesejahteraan keuangan tersebut.

“Lebih dari 100 juta orang Indonesia berpenghasilan rendah hingga menengah hidup dari gaji ke gaji dan berjuang dengan adanya pengeluaran tak terduga – yang kemudian berdampak kepada banyak perusahaan dalam hal menurunnya produktivitas, tingginya pergantian karyawan, serta naiknya permintaan pinjaman dana dari pegawai. Tempat di mana kita bekerja telah banyak berubah, terutama sejak pandemic COVID-19 merebak. Cara pegawai digaji juga berubah secara besar-besaran. wagely memberikan fleksibilitas keuangan yang tepat bagi tenaga kerja masa kini,” kata Tobias Fischer, CEO wagely.

Pendanaan ini merupakan langkah besar wagely dalam setahun ke belakang, di mana jaringan mitranya telah berkembang ke lebih dari 50 perusahaan besar yang sudah mengimplementasikan solusi kesejahteraan keuangan, termasuk PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (British American Tobacco), PT Supra Boga Lestari Tbk. (Ranch Market), PT Mustika Ratu Tbk., PT Kencana Energi Lestari Tbk., dan lainnya.

“wagely menawarkan stabilitas keuangan bagi pegawai kami di masa yang kurang baik ini. Hal tersebut merupakan langkah penting demi ketahanan bisnis kami secara jangka panjang. Dengan tidak adanya perubahan atas proses payroll kami, solusi yang diberikan wagely telah terbukti meningkatkan penghematan bisnis serta membantu pegawai kami untuk menghindari pinjaman uang berbunga tinggi, sekaligus memberikan alat untuk mengatur keuangan dan meningkatkan literasi keuangan mereka,” kata Wilson Maknawi, President Director at PT Kencana Energi Lestari, Tbk.

Saat kekhawatiran atas pandemi COVID-19 terus berkembang, banyak perusahaan di dunia, termasuk Walmart, Pizza Hut, dan Visa, telah berpaling kepada solusi EWA untuk menurunkan pergantian karyawan, meningkatkan produktivitas, dan memperbesar penghematan perusahaan. Dailypay, sebuah perusahaan EWA di AS baru-baru ini mendapatkan pendanaan sebesar 500 juta Dolar AS dan memperoleh status Unicorn. Perusahaan EWA lain telah didukung oleh Softbank (Payactiv, AS), Jeff Bezos dan Bill Gates (Wagestream, Inggris; Minu, Mexico), dan Peter thiel (Even, AS). Payactiv mempunyai 2 juta pengguna dan telah memproses EWA lebih dari 5 milyar Dolar AS, yang menggaris bawahi potensi besar bisnis ini.

Berkomentar tentang investasi ini, Christiaan Kaptein, Partner di Integra Partners mengatakan, “Investasi dan partisipasi beberapa keluarga konglomerat Indonesia menunjukkan kepemimpinan wagely dalam kesejahteraan keuangan dan kemampuannya untuk membangun bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab ke dalam pasar jasa keuangan di Asia Tenggara.”

Daniel Hersson, Senior Fund Manager di ADB Ventures menambahkan, “Investasi kami memperkuat keyakinan kami bahwa wagely mempunyai kemampuan untuk mengembangkan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia. Wagely memberikan pegawai apa yang tidak pernah mereka miliki sebelumnya: sebuah sarana keuangan yang mudah diakses dan terjangkau guna membantu mereka menangani situasi darurat yang tidak dapat dihindari, termasuk yang diakibatkan oleh perubahan iklim.”

Lebih dari 70 persen populasi orang dewasa di Asia Tenggara masih belum memiliki rekening bank dan tidak memiliki akses ke layanan keuangan yang terjangkau dan bertanggung jawab, sementara banyak dari 140 juta pekerja berpenghasilan rendah dan menengah (72% dari tenaga kerja Indonesia) yang hidup dari gaji ke gaji, terjebak dalam siklus hutang yang disebabkan oleh kredit berbunga tinggi, pinjaman dan biaya lainnya. Mengambil kesempatan ini, solusi EWA atau akses upah istan menawarkan alternatif yang terjangkau dan berkelanjutan bagi pegawai yang membutuhkan. Dengan adanya pandemi COVID-19 dan meningkatnya stres finansial yang berdampak langsung pada perusahaan, wagely menjadi semakin penting bagi karyawan dan perusahaan dan berada dalam posisi yang tepat untuk mendukung jutaan orang di Asia Tenggara melalui platform kesejahteraan keuangan holistiknya.

Must Read

Razer Opus X, Headset Wireless Untuk Gaming dan Lifestyle Terbaru

Rilispedia.com - Razer, brand lifestyle global terkemuka untuk para gamer. Razer mengumumkan tambahan terbaru pada varian produk audio lifestyle nirkabel dengan Opus...

Antisipasi Permintaan Membludak dan Kecurangan Pembelian Bikin Penjualan Perdana Infinix Note10 Pro NFC Ditunda!

Rilispedia.com - Setelah merilis dua smartphone entry-level andal, yakni Infinix Hot 10 Play dan Infinix Hot 10S yang bekerja sama dengan MLBB...

Hadirkan Laboratorium Fiber Optic untuk SMK, Telkom Tumbuhsuburkan Digital Talent

Rilispedia.com - Sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berkomitmen untuk mendukung pendidikan anak bangsa dengan...

Perangi Ransomware, Palo Alto Networks Gabung di Garda Depan Koalisi Ransomware Task Force

Rilispedia.com - Saat ini, Ransomware dianggap sebagai ancaman keamanan paling penetratif yang mulanya hanya dianggap sebagai gangguan keamanan biasa, kini kehadirannya dianggap...

Honda Menampilkan Teaser All New Honda Civic Hatchback yang Dapat Diakses Secara Virtual

Rilispedia.com - Honda Motor Co., Ltd. menampilkan teaser tentang All New Honda Civic Hatchback secara virtual di situs website www.honda.co.jp. Halaman ini...