Home Biz OYO Kini Menjadi Jaringan Hotel Terbesar Ketiga di Dunia, AS dan...

OYO Kini Menjadi Jaringan Hotel Terbesar Ketiga di Dunia, AS dan Eropa Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Perusahaan

  • Hadir di lebih dari 800 kota dengan capaian lebih dari 850.000 kamar dan hampir 23.000 hotel, OYO telah berhasil melampaui skala berbagai jaringan hotel konvensional terkemuka dunia
  • AS dan Eropa menjadi pasar utama penyumbang pertumbuhan pesat OYO dimana kota-kota seperti London dan Dallas menjadi destinasi utama penggunanya
  • Kesuksesan OYO di beberapa pasar lain juga memberi dampak yang kuat terhadap pertumbuhan pesat perusahaan, seperti di Cina dengan kehadirannya di 337 kota dengan lebih dari 500.000 kamar, diikuti pertumbuhan pesat di 80 kota di Indonesia dengan 720 hotel dan lebih dari 20.000 kamar, di Britania Raya dengan 25 tujuan wisata dan lebih dari 85 hotel; dan di Amerika Serikat dengan 40 kota dan lebih dari 68 hotel
  • Neraca keuangan OYO Global memiliki aset mencapai USD 1.5 miliar
  • Menegaskan komitmen OYO untuk pasar Cina dengan berinvestasi sebesar USD 600 juta dimana USD 100 juta akan dialokasikan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, kualitas, dan penyempurnaan sistem
  • Terus mendorong pertumbuhan di Cina dengan fokus kepada pengembangan SDM, pembangunan kompetensi, dan pengembangan infrastruktur. Untuk investasi lebih lanjut akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan performa bisnis OYO sebagai merek tunggal terbesar dan grup hotel terbesar kedua di Cina
  • OYO mampu ciptakan (baik langsung maupun tidak langsung) lebih dari 300.000 peluang ekonomi di seluruh dunia, termasuk di AS, Cina, India, dan Eropa
  • Dipimpin oleh tim manajemen global yang kuat dengan para pemimpin yang berpengalaman dari perusahaan-perusahaan terbaik dunia yang telah bergabung di OYO selama 12 bulan terakhir

Rilispedia.comOYO Hotels & Homes, jaringan hotel, rumah dan ruang tinggal, hari ini mengumumkan pencapaiannya menjadi jaringan hotel terbesar ketiga di dunia (berdasarkan jumlah kamar) per Juni 2019 dengan pertumbuhan tercepat melampaui skala pertumbuhan beberapa jaringan hotel tradisional global yang terkemuka. Bahkan dalam jangka waktu hanya 6 tahun, OYO telah mengembangkan bisnisnya di lebih dari 800 kota, lebih dari 23.000 hotel OYO dan 850.000 kamar.

Pertumbuhan yang sangat pesat ini disokong oleh neraca keuangan yang sehat dengan aset perusahaan mencapai USD 1,5 Miliar, disamping juga kesuksesan OYO di berbagai pasar seperti di Cina dengan kehadirannya di 337 kota dan lebih dari 500.000 kamar yang diikuti oleh pertumbuhan pesat di Indonesia dengan kehadiran OYO di 80 kota, lebih dari 20.000 kamar dan 720 hotel serta di regional Asia. Sementara, di Britania Raya hadir di 25 tujuan wisata dengan lebih dari 85 hotel; dan baru-baru ini di Amerika Serikat hadir di  40 kota dengan lebih dari 68 hotel, menjadi pendorong utama pertumbuhan perusahaan.  Sebagian besar pendanaan yang telah diterima oleh OYO telah diinvestasikan ke seluruh lini bisnis mengingat saat ini perusahaan sedang fokus untuk menjaga momentum pertumbuhannya di seluruh dunia. OYO mampu menciptakan (secara langsung dan tidak langsung) lebih dari 300.000 peluang ekonomi di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat, Cina, India, dan Eropa. Akuisisi @Leisure baru-baru ini juga turut membantu OYO dalam memperkuat kepemimpinannya di segmen rumah liburan di Eropa.

Mengomentari perkembangan ini, Ritesh Agarwal Founder & CEO (Group) OYO Hotels & Homes mengatakan, “Saya sangat berterimakasih atas seluruh dukungan dari pelanggan dan mitra pemilik properti yang telah membantu pencapaian OYO menjadi jaringan hotel ketiga terbesar* di dunia. Kini, OYO memiliki lebih dari 850.000 kamar eksklusif di jaringan hotel kami. Kami mendirikan OYO dengan misi sederhana yaitu menghadirkan tempat tinggal berkualitas. Lebih dari 500.000 orang  beristirahat di hotel OYO setiap harinya, sebuah bukti atas dampak yang kami ciptakan secara global. Pada 6 tahun terakhir, kami telah berhasil menciptakan peluang kerja bagi lebih dari 300.000 orang di berbagai penjuru dunia, termasuk di India, Cina, Amerika Serikat, Britania Raya, dan kami akan terus mendukung perkembangan industri Perhotelan, Perjalanan, dan Pariwisata di seluruh dunia. Saya sangat senang melihat para mitra pemilik realestat terus mendapatkan nilai lebih ketika bergabung dengan OYO. Mereka dapat merasakan peningkatan okupansi sekitar 30%, peningkatan sebesar 2,5 kali lipat di profit dan RevPar (Revenue per Available Room/Pendapatan per Kamar). Hal ini merupakan bukti nyata dari dampak yang diciptakan OYO kepada bisnis mereka, baik terhadap peningkatan pengalaman pelanggan maupun tingkat pendapatan. Saat ini, kami baru menyentuh sebagian kecil dari pasar akomodasi dunia. Masih ada peluang yang luar biasa besar di hadapan kami. Ini hanyalah permulaan bagi OYO.”

Di Cina, dengan kota lapis kedua sebagai fokus bisnisnya, jaringan hotel OYO telah berhasil merambah  ke kota-kota lapis kedua hingga lapis keenam di seluruh Cina. OYO telah mengakar di kota lapis bawah untuk menawarkan pengalaman tinggal yang terstandarisasi untuk para pelanggan yang menginginkan personalisasi dan kualitas layanan, sambil terus mendorong pembelian dan peningkatan akomodasi wisata. OYO tetap berkomitmen untuk mengalokasikan 40% dari seluruh pendanaannya ke Cina, dimana USD 100 juta akan difokuskan pada peningkatan pelayanan untuk pelanggan, kualitas, dan penyempurnaan sistem, selain juga untuk meningkatkan pertumbuhan, pengembangan SDM, pembangunan kompetensi, dan pengembangan infrastruktur di negara tersebut.

OYO Hotels akan terus memperkenalkan model bisnisnya yang terbukti berhasil mengkombinasikan keahlian di bidang desain, perhotelan, dan teknologi, pengelolaan finansial, dan kemampuan operasional kepada para mitra pemilik properti di seluruh dunia. Hal ini membantu mereka mendapatkan imbal balik lebih tinggi, membuka akses ke bantuan finansial yang lebih mudah, mentransformasi hotel mereka, dan menawarkan pelayanan pelanggan berkualitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan okupansi dan keuntungan di seluruh hotel OYO.

OYO Kini Menjadi Jaringan Hotel Terbesar Ketiga di Dunia, AS dan Eropa Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Perusahaan

Bagi pelanggan kami, OYO dibangun atas keyakinan bahwa semua orang berhak mendapatkan tempat tinggal dengan desain indah, chic, dan nyaman, dan bahwa semua orang berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik. OYO telah berkomitmen untuk mengubah cara hidup masyarakat, dengan cara meningkatkan kualitas hotel-hotel lokal menjadi tempat tinggal berkualitas dengan harga terjangkau di lokasi-lokasi terbaik di seluruh dunia.

OYO dipimpin oleh tim manajemen global berpengalaman yang telah bergabung di OYO sejak 12 bulan terakhir, termasuk diantaranya Aditya Ghosh, CEO-India & South Asia, Rohit Kapoor, CEO-New Real Estate Businesses, Sam Shih, COO-OYO Cina, Marcus Higgins, Head of Expansion-OYO Amerika Serikat., Jeremy Sanders, Head OYO-Britania Raya, Tadeus Ari Nugraha, Operations Head – Indonesia, Erica Perry Briody, VP – Talent Acquisition OYO Britania Raya. Dikenal di seluruh dunia dengan model bisnis full-scale berbasis teknologi, OYO Hotels telah dipercaya beberapa investor terkemuka di dunia, termasuk Airbnb, Softbank Vision Fund, Greenoak Capital, Sequoia Capital, dan Hero Enterprise.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Kekhawatiran terhadap Serangan Siber Bisa Jadi Penghambat Mobilitas, Digitalisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Ada potensi PDB senilai US$145 miliar dalam satu dekade mendatang di Asia, bila risiko siber bisa dikelola secara efektif Hasil riset Cyber Smart...

Panduan Singkat bagi Merek dan UKM untuk Mengoptimalkan Mobile Engagement dan Ciptakan Interaksi yang Bermakna Saat Ramadan di Indonesia

Rilispedia.com - Ramadan adalah momen yang paling dinantikan sepanjang tahun. Masyarakat Muslim di seluruh Indonesia merayakan bulan suci ini dan menjalaninya dengan...

Menjaga Bisnis Tetap Berjalan, Aman, dan Produktif di Saat Krisis

Rilispedia.com – Masifnya penyebaran virus korona (Covid-19) membuat perusahaan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk memastikan keamanan dan kesehatan karyawan. Presiden Jokowi semenjak 13 Maret 2020,...

CLASSKICK ANNOUNCES FREE REAL-TIME VIRTUAL HOME SCHOOL LEARNING APP FOR CORONAVIRUS AFFECTED SCHOOLS THROUGHOUT U.S.

COVID-19 Pandemic Causes Closure of Thousands of U.S. SchoolsOver 3,000 Schools Signed Up for Classkick in One Weekend Alone but Couldn’t PayClasskick...

AJI JAKARTA KECAM KONFERENSI PERS TATAP MUKA KEMENKOMARVES DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Rilispedia.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam kegiatan tatap muka yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) saat konferensi...