Home Gov Pengamat Sebut Ma'ruf Amin Tidak Dilibatkan Untuk Susun Kabinet

Pengamat Sebut Ma’ruf Amin Tidak Dilibatkan Untuk Susun Kabinet

Rilispedia.com – Jokowi dan Ma’ruf Amin resmi menjabat sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia (RI) setelah dilantik pada Senin (21/10) kemarin. Sejumlah nama yang akan mengisi kursi menteri kabinet Jokowi jilid II pun telah dipanggil ke Istana Negara. 

Nama dan tokoh yang dipanggil Presiden antara lain, Mahfud MD, Erick Thohir, Arilangga Hartanto, Wishnuutama, Nadiem Makarim hingga Prabowo Subianto.

Meski demikian, nama-nama tersebut diketahui hanya akan bertemu Presiden Joko Widodo sementera Wakil Presiden Ma’ruf Amin dikabarkan berangkat ke Jepang Senin (21/10) pagi kemarin menghadiri penobatan Kaisar Naruhito. Rencananya pelantikan menteri akan dilaksanakan pada Rabu (23/10) pekan ini sehari setelah Ma’ruf Amin tiba di Jakarta.

Pengamat politik dari Indonesia Political Network (IPN) Ahmed Rumalutur mengatakan absennya Maruf Amin dalam susunan kabinet menunjukan lemahnya kans politik Ma’ruf Amin dalam peta politik di level elit.

“Tolak ukurnya bisa kita bandingkan dengan Jusuf Kalla (JK) pada 2014, ketika itu JK punya pengaruh dalam penentuaan menterinya, sangat menonjol siapa orang-orang JK waktu itu. JK juga punya peran kuat dalam diplomasi ekonomi dan politik luar negeri,” tegasnya. 

Menurut Ahmed, meskipun terlihat adem ayem dan tak memiliki pengaruh kuat di level elit namun dalam politik hal itu tak bisa dijustifikasi sebagai sebuah kelemahan politik. 

“Saya tidak bisa menjustifikasi ini sebagai kelemahan politik Ma’ruf Amin, sebab politik adalah “the art of the possible” mungkin saja ke depan ada manuver tak terduga dari Ma’ruf Amin,” tambahnya.

Ia menambahkan yang menarik dalam pembentukan kabinet kali ini adalah adanya pertimbangan atau tekanan situasi politik ekonomi internasional yang mendesak Presiden untuk membentuk formasi kabinet yang aman.

“Jokowi ingin menstabilkan situasi politik di dalam negeri, agar nantinya dapat menghalau guncangan ekonomi global, sebab kita tahu, kondisi ekonomi global saat ini sedang tidak baik, ada ketakukan munculnya efek domino, sehingga perlu penguataan sendi-sendi ekonomi domestik,” tutupnya.

Must Read

Dukung Petani dan UMKM, TaniFund dan BRI Jalin Kerja Sama Salurkan Kredit Senilai Rp200 Miliar

Rilispedia.com - TaniFund, platform peer-to-peer (P2P) lending terdepan yang bergerak dalam pembiayaan sektor agrikultur dan pangan, resmi bekerja sama dengan Bank Rakyat...

Percepat Transformasi Digital, Huawei Kembangkan Ekosistem Teknologi di Asia Pasifik

Rilispedia.com - Huawei membuka Digix Lab pertamanya di Kawasan Asia Pasifik, berlokasi di Singapura, guna mendukung para pengembang dan mitra yang tergabung...

Teknologi Dapat Membantu Pengurangan Risiko Cedera dalam Sepak Bola

Rilispedia.com - Cedera para pemain dapat menyebabkan dampak yang besar pada musim pertandingan klub, dengan hasil di lapangan, gelar, atau peringkat liga...

ONIC eSports Resmi Tunjuk Juara Apparel Sebagai Official Merchandise Partner

Rilispedia.com - Salah satu tim eSports profesional terbesar Indonesia, ONIC eSports dengan bangga mengumumkan kemitraan sinergis dengan Juara Apparel yang sebelumnya sukses...

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tinjau Pusat Vaksinasi Pertama dengan Pilihan Layanan Drive-Thru di Indonesia

Rilispedia.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno hari ini meninjau Grab Vaccine Center yang didirikan di Nusa Dua...