Home Biz Penyerapan Ruang Perkantoran Tetap Menunjukkan Tren Positif

Penyerapan Ruang Perkantoran Tetap Menunjukkan Tren Positif

Rilispedia.com – James Taylor – Head of Research “Total penyerapan ruang sewa perkantoran CBD selama semester pertama tahun 2019 dapat dikatakan baik karena telah melebihi 50% dari total rata-rata penyerapan selama sepuluh tahun terakhir dengan tingkat hunian yang tetap stabil dari triwulan sebelumnya. Namun harga sewa masih mengalami sedikit penurunan sebesar 1.3% untuk bangunan kelas A. Di sektor ritel, tingkat permintaan masih cukup stabil dengan sektor fast fashion dan F&B sebagai peritel yang paling aktif. Tingkat penjualan kondominium masih berada pada posisi yang lemah namun dengan revisi peraturan pajak diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar kondominium.”

Angela Wibawa – Head of Markets
“Total penyerapan ruang perkantoran di triwulan kedua ini mencapai 24.000 m2 di kawasan CBD dengan perusahaan berbasis teknologi mengambil porsi sebesar 43%. Sementara di kawasan non CBD terjadi penyerapan yang lebih tinggi, yaitu 79.000 m2 yang disebabkan oleh tiga gedung perkantoran yang selesai dibangun dan salah satunya diantaranya digunakan oleh pemilik gedung.”

Cecilia Santoso – Head of Retail
“Pasar ritel pada triwulan kedua ini masih tetap stabil yang ditunjukkan oleh aktifnya peritel dari sektor fashion dan F&B dengan tingkat hunian tetap stabil di angka 88%. Beroperasinya MRT memberikan pendekatan baru akan konsep ritel yang melengkapi kebutuhan pengguna MRT dengan konsep grab n go. Konsep semacam ini diharapkan dapat berkembang dengan seiring bertambahnya rute baru MRT atau LRT.”

Vivin Harsanto – Head of Advisory
“Aktivitas penjualan kondominium di triwulan kedua tahun 2019 masih belum menunjukkan peningkatan dibanding triwulan sebelumnya. Selain karena aktivitas pasar yang masih cenderung stagnan, hal ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, yaitu: penyelenggaraan pemilihan umum, waktu hari raya, serta masa liburan yang membuat pembelian properti tidak menjadi prioritas. Saat ini para pengembang, baik swasta lokal maupun asing, serta pengembang BUMN masih cukup aktif dalam mempersiapkan produk-produk yang akan diluncurkan. Revisi peraturan terhadap pajak properti yang dilakukan oleh pemerintah diharapkan dapat membuat segmen atas dan luxury dapat kembali bergairah di masa mendatang.”

James Allan – Country Head
“Penyelenggaraan pemilihan umum presiden telah usai sehingga diharapkan realisasi investasi asing dan lokal dapat kembali meningkat, khususnya di sektor residensial dan pergudangan yang masih diminati oleh para investor yang melakukan bisnis properti di Indonesia. Inovasi dalam regulasi juga diharapkan dapat membuat investasi properti Indonesia semakin bergairah.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

GK-Plug and Play EXPO 8.0, Apresiasi bagi Generasi Muda Dorong Kemajuan Ekosistem Startup

Rilispedia.com - Memiliki visi untuk membuka inovasi seluasnya, GK-Plug and Play melanjutkan komitmennya untuk membangun ekosistem startup terluas di Indonesia dengan mengadakan...

DANA Gelar Program Ramadan Praktis Pakai DANA

Rilispedia.com - Dompet digital DANA terus mendorong budaya transaksi nontunai yang semakin tumbuh di masyarakat demi keamanan dan kemudahan di tengah kondisi...

Grab Gandeng Altimeter untuk Perdagangkan Sahamnya di NASDAQ

Rilispedia.com - Grab Holdings inc. ("Grab"), superapp terkemuka Asia Tenggara, mengumumkan rencananya untuk menjadi perusahaan terbuka di Amerika Serikat bekerja sama dengan...

Tetap Terhubung dengan Orang Terdekatmu di Bulan Ramadan bersama Snapchat

Rilispedia.com - Kehidupan yang kita jalani saat ini telah berubah drastis, dan Ramadan tahun ini pasti akan berbeda. Dalam survei terbaru yang...

ShopeePay Super Online Deals Meriahkan Aktivitas Puasa dari Rumah

Rilispedia.com - Bulan Ramadan tahun ini menandakan tahun kedua pelaksanaan ibadah Ramadan di tengah pandemi. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia...