Home Biz Pertumbuhan GMV Lampaui 200% Pada 2019, TaniHub Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Pertumbuhan GMV Lampaui 200% Pada 2019, TaniHub Lanjutkan Ekspansi Bisnis

  • Gross Merchandise Value (GMV) melonjak 268,2% dibandingkan tahun 2018.
  • Produk perishable menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan GMV pada 2019.
  • Lebih dari 500 SKU terdaftar hingga kini.
  • Jumlah mitra mencapai lebih dari 30,000 petani.
  • Penyaluran dana masyarakat kepada petani melalui TaniFund mencapai US$6,2 juta atau setara Rp 86,8 miliar untuk 140 proyek budidaya tanaman dan pembiayaan transaksi penjualan.

Rilispedia.com Dalam waktu tiga tahun sejak didirikan pada 2016, TaniHub Group sebagai startup agritech yang mempunyai misi memberdayakan petani lokal dengan akses pasar dan akses keuangan telah mengalami perkembangan yang sangat pesat di berbagai lini.

Dengan pertumbuhan year-on-year Gross Merchandise Value (GMV) yang mencapai lebih dari 200% pada 2019, TaniHub semakin percaya diri untuk menjadi sebuah platform e-commerce terkemuka untuk produk pertanian dan katalisator untuk masa depan pertanian.

TaniHub Group saat ini telah memiliki tiga unit usaha, yaitu TaniHub sebagai platform e-commerce hasil tani, TaniFund untuk pendanaan mitra petani, serta TaniSupply yang fokus kepada pengelolaan rantai pasok. TaniSupply merupakan anggota baru dari keluarga TaniHub Group yang baru diluncurkan pada semester dua tahun ini.

“Dengan adanya entitas tersendiri, kami akan jauh lebih agresif dalam mengembangkan bisnis rantai pasokan pertanian. TaniSupply melakukan proses pembelian dari petani, memproses komoditas di warehouse dari grading sampai quality assurance, dan mendistribusikannya kepada klien maupun pelanggan. Kami ingin berperan penting dalam mengembangkan ekosistem pertanian secara keseluruhan di Indonesia,” kata Vincentius Sariyo, Direktur TaniSupply.

Upaya TaniHub untuk makin mendekati petani maupun market juga sudah diwujudkan dengan membangun fasilitas distribusi regional (regional distribution center) di lima kota, yaitu Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar. Saat ini, TaniHub tengah membangun fasilitas pemrosesan dan pengemasan (processing and packing center) di Malang dan berencana menambah satu lagi di tahun depan. Tujuan membangun fasilitas tersebut adalah untuk menjaga konsistensi dan menjamin kualitas produk.

Untuk menunjang proses bisnis yang semakin cepat dan berkembang, TaniHub sedang mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) baru untuk mengintegrasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi, maupun distribusi.

Ke depan, perusahaan rintisan ini berharap dapat menjangkau seluruh kota di Indonesia pada tahun 2022 karena potensi pasar yang masih sangat besar. Berdasarkan data yang diperoleh TaniHub, Indonesia memiliki 5.700 produsen di industri pengolahan makanan (food processing industry) dan lebih dari 30.000 outlet modern retailer (supermarket, hypermarket, dan lain-lain). Saat ini lebih dari 1.6 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan 200.000 outlet hotel, restoran dan catering (horeca) beroperasi di Indonesia. Sementara itu, literasi digital di Indonesia semakin membaik dengan adanya 160 juta lebih pengguna gawai.

Sejak tiga tahun terakhir, upaya TaniHub untuk menciptakan dampak sosial telah membantu peningkatan produksi petani sebesar 30% dan pendapatan mereka secara umum sebesar 50%. Hingga kini, TaniHub telah bermitra dengan lebih dari 30.000 petani.

Ivan Arie Sustiawan, CEO dan Co-Founder TaniHub Group, mengatakan, TaniHub memiliki mimpi bahwa suatu hari, para petani Indonesia dapat menikmati hasil yang adil untuk segala kerja keras mereka di ladang, sementara setiap rumah tangga serta usaha dan industri mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menikmati produk pertanian lokal dengan harga terjangkau.

Ivan Arie Sustiawan sedang menjelaskan Business Updates
Ivan Arie Sustiawan sedang menjelaskan Business Updates

“Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi semua stakeholders agar semua lapisan masyarakat mencintai hasil panen dari produsen lokal dan peduli pada pertanian Indonesia,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Agriculture for Everyone, TaniHub Group mengajak masyarakat umum, terutama pelajar dan mahasiswa, untuk turut berkontribusi dalam mendukung ekosistem pertanian yang lebih baik melalui sebuah kompetisi desain untuk packing and processing center. Total hadiah yang disediakan untuk pemenang mencapai Rp 75 juta dengan tenggat waktu terakhir pada tanggal 25 Februari 2020 pukul 18.00 WIB. TaniHub menjelaskan lebih detil tentang kompetisi tersebut melalui blog-nya di: blog.tanihub.com dalam artikel berjudul “Dukung Petani Indonesia Lewat Kompetisi TaniSupply Warehouse Design”.

Must Read

Telkomsel Berkolaborasi dengan CATCHPLAY+ untuk Tingkatkan Pengalaman Menonton Hiburan Digital Bagi Seluruh Pelanggan

Rilispedia.com - Telkomsel berkolaborasi bersama CATCHPLAY+ untuk meningkatkan pengalaman menonton bagi masyarakat dengan membuka akses lebih luas dalam menikmati hiburan digital berkualitas...

Cara Menggunakan Telegram Ad Platform untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Anda

Rilispedia.com - Sebagai pemilik bisnis, Anda mungkin pernah menghadapi berbagai tantangan dan rintangan dalam kinerja bisnis Anda selama pandemi Covid-19. Mulai dari...

Qlue Bersama Kemenparekraf Mendorong Pemulihan Industri Pariwisata Melalui Pemanfaatan Teknologi

Rilispedia.com - Qlue, penyedia ekosistem smart city terlengkap di Indonesia, siap berkontribusi dalam pemulihan industri pariwisata nasional. Sebagai salah satu sektor yang...

Manfaat Fitur Telegram untuk Kegiatan Belajar Mengajar

Rilispedia.com - Dengan semakin membaiknya situasi Covid-19 saat ini, metode belajar mengajar hybrid masih menjadi salah satu opsi belajar mengajar yang diterapkan...

PPKM Level 3 Diberlakukan, Berikut Aktivitas Seru Akhir Tahun di Rumah Saja

Rilispedia.com - Tak terasa beberapa minggu lagi kita sudah menyongsong tahun baru 2022. Namun dengan adanya pembatasan mobilitas dan aktivitas di ruang...