Home Tek Qualcomm Mempercepat Pengembangan Headset Extended Reality (XR) dengan Qualcomm Snapdragon XR2 5G...

Qualcomm Mempercepat Pengembangan Headset Extended Reality (XR) dengan Qualcomm Snapdragon XR2 5G Reference Design Terbaru

Snapdragon XR2 Reference Design Menghadirkan Solusi XR 5G end-to-end danMembantu Mempersingkat Waktu Komersialisasi Perangkat XR untuk OEM

Rilispedia.com – Qualcomm Technologies, Inc. meluncurkan reference design untuk headset extended reality (XR) berdasarkan platform Qualcomm® Snapdragon™ XR2, menjadikannya reference design 5G XR pertama di dunia yang menawarkan performa unggul, imersif, dan interaktif. Dengan menggabungkan keahlian empat generasi reference design XR dengan terobosan teknologi dasar, reference design ini menyederhanakan teknologi kompleks sehingga memungkinkan pelanggan untuk menghadirkan generasi perangkat augmented reality (AR), virtual reality (VR) dan mixed reality (MR) berkualitas premium kepada konsumen dan perusahaan pada tahun 2020.

Didukung oleh platform Snapdragon XR2, reference design ini memiliki 2 kali kinerja CPU dan GPU yang lebih tinggi, bandwidth video 4 kali lebih besar, resolusi 6 kali lebih tinggi, dan peningkatan AI sebanyak 11 kali dibandingkan dengan platform XR yang saat ini banyak diadopsi1. Reference design kami juga mendukung hingga tujuh kamera; dua kamera internal, satu kamera untuk setiap mata yang digunakan sebagai pelacak mata, empat kamera eksternal, dua kamera RGB untuk pengalaman MR dan dua untuk pelacakan kepala yang dapat digunakan untuk menghasilkan pemetaan kedalaman (depth) yang akurat. Desain ini memungkinkan mitra untuk membuat konfigurasi berbeda dengan kamera tambahan untuk pelacakan wajah dan bibir atau kamera monokrom kedua untuk controller tracking.

Untuk pertama kalinya pada headset XR, Snapdragon XR2 reference design memberikan solusi XR dengan teknologi 5G yang komprehensif dan tanpa batas dengan Qualcomm® Snapdragon™ X55 5G Modem-RF System yang memungkinkan  OEM mengembangkan perangkat 5G XR untuk jaringan global. Dengan dukungan untuk 5G mmWave dan sub-6 GHz, reference design ini telah diuji dan divalidasi melalui infrastruktur 5G Ericsson yang menyediakan koneksi latensi rendah. Platform 5G Ericsson mencakup dual-mode 5G Core dalam jaringan cloud dan radio yang menjawab kebutuhan aplikasi latensi rendah dan mendukung banyak model bisnis seperti jaringan pribadi dan jaringan seluler publik dengan teknologi network slicing2. Dengan kerangka kerja terdistribusi yang mendukung XR tanpa batas, pemrosesan pada perangkat saat ini dapat ditambah dengan komputasi Multi-Access Edge Computing (MEC) melalui koneksi 5G, atau pada PC terdekat menggunakan koneksi nirkabel 60 GHz agar mencapai tingkat imersif dan pengalaman yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Selain komponen, reference design Qualcomm juga mencakup pemancar infrared (IR) untuk pelacakan tangan dan metode simultaneous localization and mapping (SLAM) secara bersamaan. Penambahan fitur lainnya termasuk perintah audio dan suara 3D dan dukungan 2Kx2K per eye dual panel LCD. Rangkaian ini juga telah mengadopsi teknologi dari mitra kami, termasuk teknologi pelacakan elektromagnetik Atraxa dari Northern Digital Inc. (NDI) yang memungkinkan  pengontrol 6DoF latensi rendah dan akurat serta pelacakan perangkat periferal tanpa batasan line-of-sight. Kompatibilitas dengan pelacakan mata dari Tobii termasuk Tobii Spotlight Technology™ untuk foveated rendering yang membantu mengoptimalkan sumber daya sistem.

Purwarupa XR2 5G Reference Design
Purwarupa XR2 5G Reference Design

Goertek mengembangkan  bentuk VR dari reference design ini untuk memungkinkan manufaktur global membangun perangkat AR, VR dan MR untuk penggunaan komersial. Reference design Snapdragon XR2 membantu OEM membawa pengalaman futuristik bagi konsumen serta perusahaan, dan diharapkan akan tersedia untuk mitra terpilih dalam beberapa bulan mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Halaman Produk Platform Snapdragon XR2 5G Platform.


1 Dibandingkan dengan Qualcomm® Snapdragon™ 835 Mobile XR Platform

2 Network slicing memungkinkan pembuatan jaringan virtual di atas infrastruktur fisik. Dengan demikian, operator selular memiliki kemampuan untuk hanya mempekerjakan fungsi-fungsi yang diperlukan untuk mendukung konsumen maupun segmen pasar tertentu.

Must Read

Kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Bluebird Laksanakan Vaksinasi COVID-19 Bagi Pengemudi dan Lansia

Rilispedia.com - Sebagai bagian dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility), khususnya dalam mendukung pemerintah melaksanakan vaksinasi massal agar...

Twitter Rayakan #HariPerempuanSedunia dengan Kampanye #SheInspiresMe

Rilispedia.com - Twitter adalah tempat bagi orang untuk mencari, berbagi, dan meneruskan suara-suara inspirasional dari para perempuan hebat. Unik, berpengaruh, besar dan...

UMKM Wajib Tahu! Tokopedia Ungkap Tren dan Peluang Bisnis 2021

Rilispedia.com - Pandemi COVID-19 mendorong kemunculan lebih banyak UMKM di Indonesia. Tokopedia sendiri mencatatkan terjadinya peningkatan jumlah penjual di platformnya dari yang...

Jungle Ventures: IPO dan Merger Tahap Wajar Perkembangan Startup

Rilispedia.com - Perusahaan modal ventura, Jungle Ventures menyebutkan bahwa proses initial public offering (IPO) dan merger merupakan tahapan wajar yang selanjutnya ditempuh...

Qualcomm Snapdragon Sound Tawarkan Kualitas Suara yang Superior

Rilispedia.com - Qualcomm Technologies International, Ltd. Mengumumkan teknologi Qualcomm Snapdragon Sound, sebuah rangkaian inovasi dan perangkat lunak audio yang dioptimalkan dan dirancang...