Home Tek Sigfox Indonesia Berdayakan SDM Tanah Air Melalui Program Sigfox Build

Sigfox Indonesia Berdayakan SDM Tanah Air Melalui Program Sigfox Build

Ciptakan ekosistem IoT tepat guna dalam memajukan kompetensi sumber daya manusia dan wujudkan optimalisasi industri 4.0 di Indonesia

Rilispedia.com Sigfox Indonesia mempertegas komitmennya untuk memajukan perkembangan penggunaan Internet of Things (IoT) di Indonesia dengan memprakarsai program Sigfox Build yakni sebuah wadah bagi para pembuat atau produsen piranti sensor dan pengembang aplikasi atau program. Kolaborasi antara pembuat piranti sensor dan pengembang aplikasi akan menciptakan sebuah ekosistem IoT tepat guna didukung dengan infrastruktur jaringan berdaya rendah yang disediakan oleh Sigfox Indonesia. Tujuan dari program Sigfox Build ini adalah untuk membantu dalam mempersiapkan sumber daya manusia dan sektor industri tanah air dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Melalui program Sigfox Build, Sigfox Indonesia akan menyediakan sumber daya yang lengkap, mulai dari desain piranti dan aplikasi, pengembangan prototipe hingga pendampingan untuk mendapatkan sertifikasi produk dan pembekalan dalam pengembangan bisnis. Pemantapan talenta lokal dibutuhkan untuk mewujudkan ekosistem IoT, sesuai dengan proyeksi Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI) di mana Indonesia akan membutuhkan sekitar 400 juta piranti IoT pada tahun 2022 sejalan dengan regulasi yang telah diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait LPWA (Low Power Wide Area Network).1

Irfan Setiaputra selaku CEO Sigfox Indonesia mengatakan, “Program Sigfox Build didasari dengan besarnya potensi anak bangsa untuk mendukung implementasi IoT di Indonesia. Untuk itu, melalui program berkelanjutan ini kami berupaya untuk mencari pengembang aplikasi dan piranti hingga ke pelosok daerah di seluruh nusantara untuk menjadi bagian dari ekosistem IoT Sigfox. Sigfox akan memberikan pembekalan dalam proses pengembangan solusi IoT mulai dari proses awal perancangan hingga peluncuran dan pendampingan bisnis.”

Peluang bisnis ini tak hanya mencakup kebutuhan pasar lokal saja, namun para developer yang tergabung dalam Sigfox Build juga memiliki peluang untuk masuk ke pasar piranti IoT global. Sebelumnya pada bulan November 2019 lalu, Sigfox Global mengadakan acara tahunan bertajuk Sigfox Connect. Pameran bertema teknologi IoT ini mempertemukan berbagai pelaku industri global (rantai pasok, logistik, kimia, otomotif, teknologi komputer, utilitas) seperti DHL, Michellin, Qantas Airways dan LSM di bidang konservasi satwa langka yaitu WWF yang aktif menggunakan teknologi IoT untuk kegiatan operasionalnya dengan para pembuat piranti dan aplikasi. Melalui Sigfox Connect, para developer dapat berpartisipasi untuk menampilkan produknya maupun memperluas jaringan bisnis dengan pelaku bisnis kelas dunia.

Ludovic Le Moan selaku CEO & Co-founder Sigfox Global yang hadir sebagai salah satu pembicara dalam Sigfox Connect mengatakan, “Saat ini Sigfox telah menghubungkan lebih dari 16 juta perangkat IoT di 60 negara. Kami menargetkan untuk dapat menghubungkan 1 miliar piranti pada tahun 2023 sehubungan dengan komitmen Sigfox untuk terus membangun ekosistem IoT yang berkelanjutan di seluruh belahan dunia. Sigfox juga telah bekerja sama dengan perusahaan Eutelsat untuk meluncurkan nano-satelit yang bertujuan untuk mengoptimalisasi konektivitas jaringan IoT di seluruh dunia agar dapat menjangkau area terpencil seperti daerah pedalaman atau perairan.”

Sebagai contoh kolaborasi yang dilakukan Sigfox dengan penyambung perangkat, Sigfox telah membantu perusahaan Nippon Gas dalam menghubungkan 850,000 meter gas di seluruh wilayah Jepang agar dapat dikontrol dengan teknologi nirkabel. Untuk mewujudkan hal tersebut, Sigfox berkolaborasi dengan pembuat perangkat dan perusahaan jaringan cloud. Hal ini menjadikan fasilitas yang ditawarkan oleh Sigfox akan menjadi solusi terbaik dalam implementasi Smart City dan Smart Home.

Menyambung hal tersebut, Sigfox Indonesia berharap capaian tersebut dapat terwujud di Indonesia melalui pembentukan ekosistem IoT yang melibatkan SDM yang handal dan inovatif. Melalui program Sigfox Build, Sigfox Indonesia membuka kesempatan bagi pembuat perangkat sensor dan pengembang aplikasi untuk menggapai potensi pasar dan memaksimalkan penggunaan IoT di Indonesia. Untuk dapat bergabung dengan Sigfox Build, para developer, device maker dan solutions provider dapat mengakses http://build.sigfox.id/.


1 Sumber: https://kominfo.go.id/content/detail/19375/kebutuhan-solusi-iot-tinggi-peluang-bagi-makers- lokal/0/berita_satker

Must Read

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tinjau Pusat Vaksinasi Pertama dengan Pilihan Layanan Drive-Thru di Indonesia

Rilispedia.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno hari ini meninjau Grab Vaccine Center yang didirikan di Nusa Dua...

Xiaomi Masuk Daftar 100 Inovator Global Untuk Ketiga Kali

Rilispedia.com - Xiaomi, perusahaan teknologi dengan berbagai perangkat cerdas dan Internet of Things (IoT) untuk mendukung gaya hidup, kembali tercatat dalam daftar...

Indodax Dukung Langkah Pemerintah Dalam Pembuatan Rupiah Digital di Indonesia

Rilispedia.com - Pemerintah melalui Bank Indonesia berencana membuat rupiah digital atau central bank digital currency. Hal ini untuk mendukung langkah untuk membesarkan...

Pertama di Indonesia, Samsung Hadirkan Multi-experience Store

Rilispedia.com - Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan gerai berkonsep multi-experience pertama di Indonesia untuk memberikan pengalaman kepada konsumen menjelajahi dan mencoba langsung...

ShopeePay Tebar Promo Lewat 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Rilispedia.com - Setelah menghadirkan kampanye ShopeePay Mantul Sale di momen gajian, kini ShopeePay, penyedia layanan pembayaran digital terunggul di Indonesia memfasilitasi makan...