Home Tek Teknologi Face Recognition NEC Raih Peringkat Pertama di NIST Accuracy Testing

Teknologi Face Recognition NEC Raih Peringkat Pertama di NIST Accuracy Testing

Mengedepankan Kehandalan teknologi biometric untuk pembayaran, transportasi dan bidang lainnya di era Kecerdasan Buatan (AI)

Rilispedia.comNEC Corporation hari ini mengumumkan bahwa teknologi pengenalan wajah (Face Recognition atau ‘FR’) mencapai tingkat akurasi tertinggi dalam Face Recognition Vendor Test (FRVT) 20181 yang dilakukan oleh U.S. National Institute of Standards and Technology (NIST), dengan tingkat kesalahan 0,5% ketika mendata 12.000.000 orang2.

Teknologi NEC menduduki peringkat No. 1 dalam pengujian NIST untuk kelima kalinya, mengikuti penempatan teratas dalam pengujian pengenalan wajah untuk video di 2017. Kinerja yang tinggi dari teknologi NEC tercermin dalam hasil tes yang menempatkan perusahaan secara signifikan di depan runner-up.

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan luar biasa dari teknologi otentikasi biometrik, peningkatan kesadaran keamanan, dan kecerdasan buatan (AI), telah mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk mulai mengadopsi teknologi otentikasi biometrik.

Secara khusus, penggunaan teknologi pengenalan wajah berkembang pesat di berbagai bidang di seluruh dunia. Teknologi pengenalan wajah kini digunakan di area yang memerlukan keandalan, kenyamanan, dan penggunaan jangka panjang yang tinggi, seperti verifikasi identitas dan infrastruktur nasional, penyelesaian transaksi, penetapan rekening bank, dan verifikasi paspor.

49 organisasi, termasuk perusahaan dari Amerika Serikat, Cina, Rusia, Eropa, dan Jepang, berpartisipasi dalam FRVT NIST 2018, di mana evaluasi akurasi pengenalan wajah dilakukan.

Tes ini adalah tolak ukur yang paling ketat dan adil yang diimplementasikan oleh NIST karena setiap organisasi diharuskan untuk menyerahkan program yang dikembangkan selama periode yang sama untuk dievaluasi. Dengan melakukan pencocokan multi-tahap, kecepatan pencarian 230 juta per detik berhasil diraih. Selanjutnya, dengan memanfaatkan metode belajar yang mendalam untuk mengurangi tingkat kesalahan identifikasi, NEC dapat dengan akurat menyesuaikan gambar subjek yang diambil selama rentang 10 tahun dengan tingkat kesalahan yang 4 kali lebih rendah dari peraih posisi kedua.

Compairing identification accuracy and search speed in NIST FRVT2018

Ke depannya, NEC bertujuan untuk lebih memperluas cakupan aplikasi teknologi ini hingga ke penyelesaian transaksi toko, layanan di fasilitas umum, seperti bus, kereta api, bandara, kantor-kantor di perkotaan, dan rumah sakit; serta membantu melindungi dan merawat anak dan orang tua. Berdasarkan prinsip-prinsip NEC Group AI dan hak asasi manusia yang didirikan pada bulan April tahun ini3, NEC memberikan prioritas utama untuk pertimbangan privasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia ketika menggunakan data AI dan biometrik. NEC juga bertujuan untuk berkontribusi pada perbaikan lebih lanjut dalam kegunaan dari identifikasi biometrik dan teknologi analitik video, termasuk pengenalan wajah.

“Portfolio solusi identifikasi biometrik dari NEC atau ‘Bio-IDiom’4, yang mencakup teknologi pengenalan wajah, merupakan bagian penting dari cara NEC dalam membantu menciptakan masyarakat yang lebih aman dan produktif sebagai bagian dari ‘Nilai Rantai Inovasi NEC’ (‘NEC Value Chain Innovation’),” ujar Hitoshi Imaoka, NEC Fellow di NEC Corporation. “Teknologi ini menciptakan nilai baru dengan berbagi informasi tentang status komunitas, hal, dan proses di seluruh rantai nilai, serta merupakan sumber pertumbuhan yang bermakna dalam rencana manajemen jangka menengah kami di tahun 2020 dan juga ‘NEC Safer Cities5, yang mendukung terciptanya kota yang aman, efisien, dan setara.”


1 The Face Recognition Vendor Test 2018 (FRVT 2018), yang disponsori oleh Departemen Keamanan dalam negeri AS dan lain-lain, menilai akurasi dan kecepatan otentikasi untuk puluhan juta orang menggunakan teknologi pengenalan wajah dari vendor atas dari seluruh dunia https://www.nist.gov/programs-projects/frvt-1n-identification

2 Patrick Grother, Mei Ngan, Kayee Hanaoka, Face Recognition Vendor Test (FRVT), NIST Interagency Report 8271 (2019/09/11) https://www.nist.gov/sites/default/files/documents/2019/09/11/nistir_8271_20190911.pdf

3 NEC Unveils “NEC Group AI and Human Rights Principles” https://www.nec.com/en/press/201904/global_20190402_01.html

4 Bio-IDiom https://www.nec.com/en/global/solutions/biometrics/index.html

5 NEC Safer Cities
https://www.nec.com/en/global/solutions/safercities/index.html

Must Read

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tinjau Pusat Vaksinasi Pertama dengan Pilihan Layanan Drive-Thru di Indonesia

Rilispedia.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno hari ini meninjau Grab Vaccine Center yang didirikan di Nusa Dua...

Xiaomi Masuk Daftar 100 Inovator Global Untuk Ketiga Kali

Rilispedia.com - Xiaomi, perusahaan teknologi dengan berbagai perangkat cerdas dan Internet of Things (IoT) untuk mendukung gaya hidup, kembali tercatat dalam daftar...

Indodax Dukung Langkah Pemerintah Dalam Pembuatan Rupiah Digital di Indonesia

Rilispedia.com - Pemerintah melalui Bank Indonesia berencana membuat rupiah digital atau central bank digital currency. Hal ini untuk mendukung langkah untuk membesarkan...

Pertama di Indonesia, Samsung Hadirkan Multi-experience Store

Rilispedia.com - Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan gerai berkonsep multi-experience pertama di Indonesia untuk memberikan pengalaman kepada konsumen menjelajahi dan mencoba langsung...

ShopeePay Tebar Promo Lewat 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Rilispedia.com - Setelah menghadirkan kampanye ShopeePay Mantul Sale di momen gajian, kini ShopeePay, penyedia layanan pembayaran digital terunggul di Indonesia memfasilitasi makan...