Home Tek VMware Umumkan Portfolio VMware Tanzu, Transformasikan Strategi Perusahaan dalam Membangun, Menjalankan, dan...

VMware Umumkan Portfolio VMware Tanzu, Transformasikan Strategi Perusahaan dalam Membangun, Menjalankan, dan Mengelola Peranti Lunak di Kubernetes

  • Portofolio VMware Tanzu dukung pelanggan dalam membangun aplikasi di Kubernetes dan mengelola seluruh cluster dari satu ruang kontrol
  • Project Pacific dukung operator IT dan pengembang dalam mempercepat pengembangan inovasi dengan mengoperasikan aplikasi-aplikasi modern di atas VMware vSphere dan platform native Kubernetes

Rilispedia.com – Di perhelatan akbar VMworld 2019, VMware, Inc. (NYSE: VMW), meluncurkan VMware Tanzu, yakni serangkaian portofolio produk dan layanan yang mendukung terlaksananya transformasi bagi enterprise dalam membangun, menjalankan, dan mengelola peranti lunak di Kubernetes. Portofolio yang diumumkan pada hari ini, meliputi Project Pacific yang masih dalam versi technology preview yang difokuskan untuk mendukung transformasi VMware vSphere ke platform native Kubernetes pada versi-versi yang akan dirilis mendatang; serta VMware Tanzu Mission Control, yakni sebuah pusat kontrol yang memungkinkan pelanggan untuk mengelola seluruh klaster Kubernetes mereka, terlepas di manapun lokasi klaster tersebut bernaung.

Selain itu, akuisisi Pivotal oleh VMware yang saat ini masih dalam tahap kesepakatan definitif antara pihak-pihak terkait, akan menempatkanVMware sebagai entitas yang memiliki portofolio berbasis Kubernetes berkelas enterprise yang paling komprehensif dan mendukung aplikasi-aplikasi modern.

“Saat ini, banyak organisasi punya mimpi dapat menggandeng mitra yang mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka, seiring dengan gencarnya kebutuhan untuk migrasi ke aplikasi-aplikasi modern,” ungkap Raghu Raghuram, chief operating officer, Products and Cloud Services, VMware. “Kami berada di posisi yang tepat dan siap membantu pelanggan sukses dalam menapaki perjalanan mereka membangun aplikasi dengan menghadirkan platform, tools, dan layanan untuk pengembang, seperti yang disediakan oleh Pivotal. Kami juga siap mendukung mereka dalam menjalankan aplikasi melalui kehadiran Project Pacific dengan mentransformasikan vSphere ke dalam platform native Kubernetes, serta dalam mengelola footprint Kubernetes yang luas di beragam lingkungan yang berbeda, dari satu titik kontrol terpusat yang terdapat pada VMware Tanzu Mission Control.”

VMware Dukung Perusahaan Mengoptimalkan Seluruh Potensi Kubernetes

Produk dan layanan VMware Tanzu mendukung enterprise dalam membangun aplikasi-aplikasi modern, mengoperasikan Kubernetes secara konsisten di beragam jenis lingkungan, serta dalam mengelola seluruh klaster Kubernetes dari satu titik kontrol terpusat. VMware Tanzu memiliki serangkaian kapabilitas yang mencakup untuk:

  • Membangun Aplikasi Modern dengan Dukungan Peranti Lunak Rantai Suplai Modern

    Komitmen VMware terwujud melalui investasi besar-besaran dalam menghadirkan portofolio tools untuk pengembang serta peranti lunak modern untuk rantai suplai yang komprehensif, yang mencakup:
    • Pivotal – Baru-baru ini, VMware mengumumkan bahwa proses akuisisi Pivotal telah memasuki tahap kesepakatan yang definitif. Pivotal menawarkan platform yang komprehensif serta jalinan koneksi yang lekat ke komunitas-komunitas pengembang. Setiap bulannya, Spring Initializr telah dipakai oleh para pengembang untuk menginisasi lebih dari 1,5 juta proyek baru, dan Spring Boot sendiri tercatat telah diunduh sebanyak lebih dari 75 juta kali. Pivotal Application Service (PAS) memiliki lebih dari 750.000 lini produksi instances berkelas enterprise yang dioperasikan secara global. Bahkan, Pivotal juga telah mengumumkan bahwa PAS dan seluruh komponen yang dimilikinya, seperti Pivotal Build Service dan Pivotal Function Service, saat ini tengah dikembangkan bersama-sama untuk bisa dioperasikan di Kubernetes.
    • BitnamiBitnami menyuguhkan katalog yang terluas dan terlengkap untuk konten aplikasi prabangun, yang dipindai, diuji, dan dikelola secara kontinu untuk klaster-klaster Kubernetes dan dihadirkan bagi 2,5 juga pengembang yang menjadi publik bagi katalog yang mereka bangun. Hari ini VMware juga meluncurkan Project Galleon, penawaran dalam versi beta yang memungkinkan tim IT di sebuah perusahaan untuk menghadirkan stack aplikasi dan format baru nan canggih yang telah diperbarui dan dipersembahkan untuk pengembang akhir mereka yang sudah siap berkutat dengan lingkungan multi cloud.
    • ISV Ecosystem – VMware berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem ISV lebih luas lagi dalam menghadirkan layanan bernilai tambah melalui Kubernetes dan dalam membangun aplikasi di Kubernetes yang tersedia melalui Bitnami Community Catalog. Jumlah mitra yang telah merampungkan sertifikasi VMware PKS Solution Competency tumbuh secara signifikan.
  • Menjalankan Aplikasi-Aplikasi Modern yang Memanfaatkan Kubernetes

    Peluncuran VMware Tanzu juga tak lepas dari peluncuran Project Pacific yang difokuskan dalam mendukung transformasi VMware vSphere ke platform native Kubernetes. Solusi ini mendukung dihadirkannya potensi-potensi baru bagi ratusan hingga ribuan pelanggan vSphere. Terobosan baru yang dihadirkan dalam pengembangan ulang arsitektur platform tersebut diharapkan dapat mendukung diakselerasikannya pengembangan dan dioperasikannya aplikasi-aplikasi modern di vSphere, sekaligus mampu mengoptimalkan pendayagunaan seluruh investasi di bidang teknologi, tools, dan skillsets yang telah mereka miliki selama ini. Project Pacific akan mencakup sejumlah kapabilitas berikut ini:
    • vSphere dengan Native Kubernetes
      Menanamkan Kubernetes ke pusat kendali di vSphere, sama artinya dengan mentrasformasikan platform. Cara ini memunginkan penggabungan container dengan VM menjadi satu platform tunggal. Project Pacific juga akan menambahkan container runtime ke wilayah hypervisor. ESXi native pods mutakhir nantinya juga akan terdiri dari kombinasi dari properti-properti terbaik yang ada di Kubernetes dengan yang ada di VM. Sehingga penghantaran runtime bisa dilakukan dengan makin aman, serta memiliki performa yang makin tinggi pula guna mendukung dioperasikannya mission-critical workloads.
    • Pengelolaan yang Difokuskan ke Aplikasi
      Project Pacific memungkinkan pengembang untuk melakukan kontrol di level aplikasi pada proses penerapan kebijakan, kuota, dan akses berbasis role. Project Pacific memberikan visibilitas yang menyeluruh dan terpadu kepada IT ke VMware vCenter Server dalam memantau seluruh klaster dan container di Kubernetes, juga pada mesin-mesin virtual yang ada. Project Pacific juga memungkinkan mereka dalam menerapkan kapabilitas-kapabilitas kelas enterprise, seperti High Availability (HA), Distributed Resource Scheduler (DRS), dan vMotion level aplikasi.
    • Kolaborasi Dev dan IT Ops
      Operator IT dapat menggunakan vSphere tools untuk menghantarkan klaster-klaster Kubernetes ke pihak pengembang, dan selanjutnya dapat menggunakan Kubernetes APIs untuk mengakses infrastruktur SDDC. Dengan Project Pacific, baik pengembang maupun operator IT bisa memantau secara seksama melalui konstruksi-konstruksi Kubernetes yang ada di vSphere.

Perusahaan yang ingin segera dapat memulai pemanfaatan Kubernetes di vSphere bisa mengadopsi VMware PKS sekarang juga. VMware PKS merupakan penawaran flagship dari VMware untuk Kubernetes dan telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan berskala besar dan paling kompleks di dunia. Solusi tersebut membantu mereka dalam menggelar, menjalankan, dan mengelola Kubernetes untuk mendukung produksi di lingkungan multiple cloud.

  • Mengelola Infrastruktur Multi-cloud dan Multi-cluster

    VMware Tanzu juga merilis solusi VMware Tanzu Mission Control dalam versi technology preview. VMware Tanzu Mission Control menghadirkan satu pusat kendali bagi pelanggan untuk mengelola seluruh klaster Kubernetes konforman milik mereka, terlepas dari mana mereka dijalankan, apakah itu di vSphere, public clouds, layanan terkelola, distribusi terpaket, maupun do-it-yourself (DIY) Kubernetes. Layanan terbaru ini akan mencakup beragam kapabilitas secara luas yang didukung oleh portofolio produk-produk Kubernetes. Kapabilitas-kapabilitas tersebut, mencakup:
    • Visibilitas bagi Administrator ke Seluruh Klaster Kubernetes
      VMware Tanzu Mission Control menghadirkan kemampuan untuk mengamati bagi administrator ke seluruh klaster Kubernetes, seperti kapabilitas untuk melakukan assessment pada tiap-tiap klaster dan komponen yang menggambarkan kesehatan klaster. Pelanggan yang ingin merasakan kapabilitas diagnosis atau detil pada full-stack bisa langsung mencoba Wavefront by VMware via VMware Tanzu Mission Control.
    • Kontrol Kebijakan bagi Operator
      VMware Tanzu Mission Control memudahkan para operator dalam menerapkan kebijakan-kebijakan akses, kuota, back up, keamanan, dan banyak lagi lainnya ke klaster-klaster atau grup yang tersebar di lingkungan tersebut. Hal ini selaras dengan komitmen VMware dalam mendukung dihadirkannya beragam pilihan di cloud yang kian memudahkan pelanggan untuk dapat mengoperasikan Kubernetes di mana saja.
    • Independensi Pengembang
      VMware Tanzu Mission Control akan memungkinkan para pengembang IT untuk mengakses resource yang ada melalui workspace atau serangkaian namespace melalui metode self-service, yang didukung oleh Kubernetes APIs.

Prinsip utama dari dihadirkannya portofolio VMware Tanzu adalah bagaimana dapat mengoptimalkan seluruh keunggulan yang dihadirkan oleh peranti lunak sumber terbuka. VMware Tanzu Mission Control diharapkan akan dapat mendukung Cluster API untuk pengoptimalisasian Lifecycle Management, Velero untuk mendukung pengoptimalisasian proses pencadangan/recovery, Sonobuoy untuk mendukung optimalisasi dalam mengontrol konfigurasi, serta bagi Contour dalam menghadirkan kontrol di jalan masuk secara lebih optimal. VMware kini masuk dalam jajaran tiga kontributor terbesar bagi Kubernetes. 

Dukungan dari Analis

Jay Lyman, 451 Research Principal Analyst menuturkan, “Seiring makin tingginya pengadopsian Kubernetes dan infrastruktur cloud native oleh perusahaan, namun di sisi lain, hampir sebagian besar dari mereka masih berada di tahap awal dalam proses pengadopsian.”

Jay melanjutkan, “Kubernetes mendukung organisasi dalam meraih konsistensi dan mendorong pengembang menjadi lebih gesit lagi di beragam infrastruktur. Di sisi lain, perusahaan membutuhkan kapabilitas-kapabilitas yang mampu mendukung mereka dalam mengontrol, serta menerapkan kebijakan dan keamanan secara lebih efektif. Melalui akuisisi-akuisisi yang dilakukannya, inovasi-inovasi, serta kontribusi open source, VMware mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin di kancah industri demi mendorong terwujudnya evolusi di industri cloud-native.”

Must Read

Sony Indonesia Resmi Luncurkan Empat Seri TV BRAVIA XR Terbaru dengan Teknologi Cognitive Processor XR

Rilispedia.com - Sony Indonesia meluncurkan TV BRAVIA XR terbaru, yaitu X90J 4K LED, X95J 4K LED, A80J OLED, dan Z9J 8K LED...

Dorong UMKM Naik Kelas, Pegadaian Gandeng Briefer Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan Digital dan Konten Kreatif

Rilispedia.com - Pegadaian Wilayah VIII Jakarta I bersama Briefer, platform kolaborasi bagi para praktisi di industri komunikasi menggelar seri webinar terkait pengelolaan...

Kiprah Gim Lokapala di PON XX, Bangkitkan Industri Gim Nasional

Rilispedia.com - PON XX Papua 2021 telah menyelesaikan penyelenggaraan pertandingan persahabatan untuk divisi eSports yang mana terdapat beberapa gim popular yang dipertandingkan,...

Keluarkan Jiwa Kekoreaan Kamu di Awesome Review Contest Bersama Samsung Galaxy A32

Rilispedia.com - Samsung Electronics Indonesia (SEIN) terus konsisten mewadahi kegemaran generasi muda dalam membuat konten yang kreatif dan positif. Setelah beberapa waktu...

Honda Luncurkan Sistem New Honda Sensing 360, Tahun 2022 Segera Hadir di Cina

Rilispedia.com - Honda Motor Co., Ltd. baru saja meluncurkan Honda SENSING 360, sistem keselamatan omnidirectional untuk membantu pengemudi dapat melihat beberapa sisi...